DPR: KPK Jangan Melempem, Tuntaskan Kasus Sumber Waras

Minggu, 05 November 2017 - 21:30 WIB
DPR: KPK Jangan Melempem,...
DPR: KPK Jangan Melempem, Tuntaskan Kasus Sumber Waras
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Komisi III Kembali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras yang sampai hari ini belum ada kejelasan.

Desakan itu disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafi'i, menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Salahudin Uno yang meminta kepastian hukum soal skandal pengadaan lahan RS Sumber Waras yang berlokasi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

"Hingga kini pengungkapan dugaan korupsi soal skandal pembelian lahan RS Sumber Waras oleh KPK belum ada kejelasan. KPK harus bergerak cepat mengusut kasus tersebut," ujarnya saat dihubungi Minggu (5/11/2017).

Menurut dia, sangat wajar jika Wakil Gubernur Sandiaga Uno meminta KPK bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Sebab, KPK saat ini terkesan melempem. Padahal, KPK memiliki tugas supervisi.

Syafi'i juga mengingatkan agar KPK menyelesaikan kasus-kasus besar, seperti kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan kasus Bank Century. Ia meyakini KPK punya kemampuan merampungkan kasus-kasus tersebut, terutama kasus RS Sumber Waras.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil. Ia juga mendesak KPK segera menuntaskan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan pembelian lahan RS Sumber Waras.

"Tentu saja harus berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam catatan saya KPK sulit menemukan dua alat bukti selain OTT. Ini tantangan KPK," ucapnya.

Ia menandaskan, jangan sampai KPK terlihat tidak kuasa dalam menyelesaikan kasus ini, yang eksesnya akan muncul seolah-olah KPK pasang badan terhadap kasus RS Sumber Waras.

"Bisa diduga seolah pimpinan KPK ini pasang badan. Saya berharap KPK tidak lemah dalam mengusut kasus RS Sumber Waras. Bagaimanapun, hingga kini status hukum RS itu belum dibeberkan secara rinci kepada publik," tegasnya.
(thm)
Berita Terkait
KPK Hentikan Penyelidikan...
KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
Awas! Copet Merajalela...
Awas! Copet Merajalela di Halte Transjakarta Sumber Waras Jakbar
Audiensi dengan KPK,...
Audiensi dengan KPK, Pramono Bahas Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran di Grogol Petamburan Dirawat di RS Sumber Waras dan Tarakan
Pramono Bakal Jadikan...
Pramono Bakal Jadikan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit Tipe A, Ikonik dengan Ornamen Betawi
Mahasiswa Unair Ciptakan...
Mahasiswa Unair Ciptakan Aplikasi Seger Waras, Apa Itu?
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
42 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
44 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
44 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
57 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved