Transportasi Jakarta Bisa Sebaik Hong Kong

Minggu, 05 November 2017 - 08:09 WIB
Transportasi Jakarta...
Transportasi Jakarta Bisa Sebaik Hong Kong
A A A
JAKARTA - Kurangnya integrasi dan penataan konsep transportasi membuat Jakarta hanya menuruti peringkat 89 layanan transportasi publik di dunia. Padahal dengan segala jenis moda transportasi yang ada, Jakarta‎ jauh lebih baik.

"Ini karena waktu tempuh yang molor. Padahal di Jakarta, transportasi cukup beragam," tutur Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia, Izzul Waro pada Sabtu, 4 November 2017 kemarin.

Jakarta, lanjut Izzul, kini memiliki transportasi cukup lengkap, mulai dari KRL, bus Transjakarta, hingga transportasi online. Namun karena penataan yang kurang baik, transportasi itu tak diminati masyarakat. Sehingga pengurangan kendaraan pribadi tidak terlalu signifikan.

Belum persoalan tidak sterilnya lalu lintas transportasi, seperti jalur Transjakarta. Kondisi ini membuat waktu tempuh bus itu molor. Masyarakat kemudian memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum.

Sementara untuk KRL, Izzul menjelaskan jumlah yang ada tak sebanding dengan penumpang. Desak-desakan di transportasi ini membuat masyarakat menjadi tak nyaman. "Solusinya banyak mereka kemudian menggunakan transportasi online. Karena lebih memiliki range waktu yang cenderung lebih cepat," tutur.

Menjamurnya transportasi online kemudian bukanlah sebagai solusi. Sebab, dibandingkan yang lain, transportasi online semakin mendorong kendaraan pribadi menjadi banyak.

Mengenai itu semua. Izzul yakin kondisi di Jakarta jauh lebih baik, terlebih ke depannya, MRT dan LRT akan gabung. Melalui integritas yang nyatu dan keinginan semua pihak, maka transportasi yang ada bisa membantu masyrakat dalam memilih moda tranportasinya.

Kepala ‎Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andriyansyah tak ambil pusing mengenai hal itu. Pihaknya menilai kebutuhan transportasi telah dilengkapi oleh dki yang kemudian terbentur dengan hak para pengguna jalan.

Dishub bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya gencar melakukan sterilisasi jalur transjakarta di beberapa titik koridor. Penindakan tegas, sanksi tilang hingga penderekan dilakukan bagi kendaraan pribadi, maupun angkutan umum yang melanggar. "Nah ini upaya awal untuk membuat angkutan umum tertib," tuturnya.

Sementara kedepannya, sebagaimana mandat Gubernur DKI baru, pihaknya akan menggabungkan perjalanan masyrakat dengan pembayaran Rp5.000 sekali berangkat. Konsep dikenal dengan rerouting itu masih dalam pembahasan dan akan memangkasi sedikitnya puluhan trayek angkutan umum.

"Misinya membuat transportasi bisa sampai ke depan rumah pelanggan. Tujuannya agar masyrakat mau menggunakan jasa transportasi murah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
44 menit yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
1 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
1 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
3 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
4 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved