Emil-Daniel Sulit Diterima PPP, Figur yang Diusung Golkar Bisa Berubah

Senin, 30 Oktober 2017 - 03:36 WIB
Emil-Daniel Sulit Diterima...
Emil-Daniel Sulit Diterima PPP, Figur yang Diusung Golkar Bisa Berubah
A A A
PURWAKARTA - Keinginan Golkar menduetkan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien dalam Pilgub Jabar 2018 tampaknya masih akan sangat sulit untuk terwujud. Tantangan terberatnya adalah kesepakatan dengan partai mitra koalisi, terutama dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang terkesan ngotot agar kadernya yakni Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum masuk dalam kotestasi Pilgub Jabar.

Menurut pengamat politik Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf, tidaklah mudah bagi Golkar untuk mewujudkan pasangan Emil-Daniel. Sebab, partai lain pengusung Ridwan Kamil yakni Nasdem, PKB, dan terutama PPP ingin agar kadernya juga masuk dalam bursa calon wakil gubernur. Sehingga, dinamika politik mengenai siapa kandidat yang akan diusung Golkar akan terus berubah hingga pendaftaran di KPU.

"Saya meyakini perubahan akan terus terjadi. Bisa saja di injury time figur yang didukung Golkar kembali berubah. Itulah politik, di awal-awal selalu tidak pasti, termasuk menjelang Pilgub Jabar 2018 ini," kata Asep Warlan kepada SINDOnews, Minggu (29/10/2017).

Terkait dukungan terhadap pasangan Emil-Daniel, Asep Warlan menilai terdapat satu langkah yang kurang elok dilakukan DPP Golkar. Meskipun Daniel Mutaqien sebagai kader Golkar, terkesan menafikan peran Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam meningkatkan elektabilitas partai tersebut di Jawa Barat.

"Minimal ada upaya DPP Golkar agar Dedi Mulyadi tidak terkesan dilangkahi. Namun yang terjadi adalah secara tiba-tiba muncul Daniel Mutaqien sebagai kandidat," ujarnya.

Dia menilai, dukungan DPP Partai Golkar terhadap Emil karena mungkin melihat realita politik yang ada bahwa Wali Kota Bandung itu memiliki elektabilitas yang tinggi. Selain itu, Golkar tidak bisa memaksakan adanya duet Emil-Dedi. Sebab kedua figur ini memiliki tipe yang hampir sama, sehingga tidak akan bisa untuk saling melengkapi. Apalagi Dedi Mulyadi tidak akan mau di posisi calon wakil gubernur mendampingi Emil.

"Pada akhirnya muncul opsi untuk menggandengkan Emil dengan Daniel. Harapan DPP, Dedi Mulyadi tetap di Golkar dan mau mendukung pasangan ini," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Nyoblos di Bandung,...
Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar ke Depan Dapat Lanjutkan Prestasi
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840...
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840 Pemilih di Pilkada Jabar 2024
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
Diduga Kelelahan, 6...
Diduga Kelelahan, 6 Petugas Pilkada di Jawa Barat Meninggal
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved