Pembangunan Gedung Baru DPRD Surabaya Dikritik

Kamis, 26 Oktober 2017 - 17:08 WIB
Pembangunan Gedung Baru...
Pembangunan Gedung Baru DPRD Surabaya Dikritik
A A A
SURABAYA - Pembangunan gedung baru DPRD Surabaya mulai ditentang. Kalangan seniman serta tokoh masyarakat di Kota Pahlawan mengkritik pembangunan gedung yang menghabiskan dana APBD Rp55 miliar.

Gedung baru DPRD berimbas pada pembongkaran masjid serta ruangan yang dijadikan tempat kumpul para seniman di Dewan Kesenian Surabaya (DKS). Mereka pun protes karena tidak ada sosialisasi yang dilakukan terlebih dahulu sebelum ada pembongkaran.

Sekjen DKS Luhur Kayungga menuturkan, sampai masjid dibongkar belum juga ada sosialisasi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Pihaknya juga tidak pernah diberikan kesempatan untuk ikut pertemuan atau diberikan solusi kantor baru bagi DKS.

"Makanya kami tak mau mengosongkan tempat ini dulu sebelum ada kepastian dipindah ke mana. Sosialisasi saja belum ada dan pertemuan juga belum dilakukan," ujar Luhur, Kamis (26/10/2017).

Ia melanjutkan, dengan sikap yang ditunjukan oleh pemkot, pihaknya menganggap pemerintah tidak memberikan ruang bagi para seniman untuk berkesenian. Pembangunan gedung DPRD pun seperti ada kesan untuk kepentingan politik saja, tanpa ada kebutuhan dari masyarakat.

Selain para seniman, kelompok muda di Surabaya juga memprotes pembangunan gedung dewan. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya menolak pembongkaran masjid di area Balai Pemuda dan dijadikan gedung baru DPRD.

Aktivis GP Ansor Surabaya Khoirul Roziqin mengatakan, pihaknya akan melayangkan nota keberatan pada pemkot terkait perobohan masjid tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu. Protes keras itu dilayangkan untuk menegaskan fungsi utama masjid yang ada di belakang Balai Pemuda tersebut. GP Ansor memasang spanduk "Selamatkan Masjid Kami" di halaman masjid.

Apalagi, katanya, perobohan masjid itu tidak koordinasi dengan umat Islam di Surabaya. Bahkan, rencananya lahan di masjid itu akan dipakai untuk ruang pribadi para politisi di Jalan Yos Sudarso.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, pelaksanaan lelang sudah selesai dan ada pemenangnya. Untuk menggarap gedung DPRD itu akan dijalankan kontraktor Tiara Multi Teknik sebagai pemenang lelang.

Pemberitahuan serta sosialisasi juga sudah dilakukan. Pihaknya pun mengakui kalau masjid yang ada di area DPRD memang dipakai banyak orang. Pemkot pun sudah melakukan sosialisasi ke pengurus masjid untuk bisa bersiap mengosongkan bangunan.
(zik)
Berita Terkait
Protokol Kesehatan di...
Protokol Kesehatan di Berbagai Tempat Ditetapkan dengan Ketat
Pemkot Surabaya Kembali...
Pemkot Surabaya Kembali Perketat 19 Pos Masuk Surabaya
Pemkot Surabaya Sukses...
Pemkot Surabaya Sukses Gelar Kembali Parade Surabaya Juang
Libatkan Kader, Pemko...
Libatkan Kader, Pemko Surabaya Permudah Identifikasi Masalah dengan Aplikasi Sayang Warga
Ini Upaya Pemkot Surabaya...
Ini Upaya Pemkot Surabaya Maksimalkan Potensi Wisata Perkampungan
Rangkaian PPDB Surabaya...
Rangkaian PPDB Surabaya Dimulai, Dispendik Surabaya Optimalisasi Kesiapan Server hingga Masifkan Sosialisasi
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
57 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved