Wali Kota Semarang Kecewa Pembangunan Kampung Tambak Lorok Lambat

Senin, 23 Oktober 2017 - 18:44 WIB
Wali Kota Semarang Kecewa...
Wali Kota Semarang Kecewa Pembangunan Kampung Tambak Lorok Lambat
A A A
SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kecewa dengan progres pembangunan kampung Tambak Lorok. Sebab, sampai saat ini pembangunan baru mencapai 0,6% dari target seharusnya sudah bisa mencapai 20%.

“Setelah saya cek barusan progres jalan belum mengembirakan, padahal nilai kontrak di mulai Juni kemarin yang mestinya sudah mencapai 20%. Tapi sampai hari ini masih 0,6% menurut pantauan saya,” Kata Walikota Saat inspeksi mendadak sidak di lokasi pembangunan Kampung Tambak Lorok, Senin (23/10/2017).

Wali Kota berjanji akan menyelesaikan persoalan ini minggu depan dengan mengkomunikasikan pihak-pihak terkait, seperti kontraktor, pengawas, OPD terkait dan beberapa masyarakat yang lahannya masih bermasalah. “Intinya setelah kita komunikasikan persoalannya hanya sederhana yaitu perlu dikomunikasikan bersama pihak terkait,” tandasnya.

Sementara pembuatan sepa untuk dermaga menurut Hendrar Prihadi sudah baik dari pada pembangunan jalan. “Tinggal satu persoalan yang belum selesai, yaitu lahan di tempat Bapak Edi Karsan. Itu akan diselesaikan oleh Camat setempat dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Menurut Wali Kota, jika project pembungan kampung Bahari Tambak Lorok selesai yang merasakan manfaat langsung masyarakat Tambak Lorok itu sendiri. “Berkat ini dari sisi nilai jual tanahnya jadi meningkat, akses untuk bekerja sekolah lebih nyaman lagi. Serta Mereka yang nelayan pada saat merapat dermaga jadi lebih bagus lagi,” pungkas Hendi

Pelaksana lapangan PT Sarkunia Hasan mengakui, pembangunan Tambak Lorok terdapat permasalahan yang belum selesai terkait pembebasan lahan. “Kalau jalan ada 108 yang terkena dampak, sedangkan lahan kalau dihitung dari utara ada 325 yang terdampak. Hanya 5 rumah yang belum bisa diselesaikan terkait lokasinya yang masih bermasalah,” jelas Hasan.

Terkait anggaran, Hasan melanjutkan, Rp67 miliar APBD Pemkot Semarang untuk pembangunan kampung Tambak Lorok. Anggaran ini diperuntukkan bagi pembangunan RTH, pasar, dan jalan poros dengan panjang 738 meter lebar 20 meter. “Saya optimistis di akhir tahun ini bisa terserap 9% untuk pembuatan jalan sekitar 300 meter,” jelasnya.
(wib)
Berita Terkait
Pemkot Semarang Tuntaskan...
Pemkot Semarang Tuntaskan Sejumlah Pekerjaan yang Tertunda karena COVID-19
Hendi Pastikan Pembangunan...
Hendi Pastikan Pembangunan Merata Hingga Perkampungan
Pemkot Semarang-Kementerian...
Pemkot Semarang-Kementerian PUPR Terus Bersinergi Bangun Kota Semarang
KPK Minta Aset Bermasalah...
KPK Minta Aset Bermasalah Pemkot Manado Segera Diselesaikan
Wali kota Agustina Wilujeng...
Wali kota Agustina Wilujeng Apresiasi Unissula Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Sodetan Tanggulangi Banjir Kaligawe
Wali Kota Semarang,...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong HIPMI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Berita Terkini
El Nino Menguat, BMKG:...
El Nino Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang hingga Awal Agustus 2026
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
8 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
13 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
13 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
13 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
15 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved