Protes Pembangunan Apartemen, Warga BSD Ngadu ke Menteri dan Istana

Kamis, 19 Oktober 2017 - 01:28 WIB
Protes Pembangunan Apartemen,...
Protes Pembangunan Apartemen, Warga BSD Ngadu ke Menteri dan Istana
A A A
TANGERANG - Pembangunan Apartemen Roseville di Bumi Serpong Damai (BSD) Lot 1.8 Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang, mendapat protes dari warga karena merasa dirugikan dan keselamatannya terancam.

Warga yang dirugikan pun mengadukan hal itu kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Ketua Ombudsman Amzulian Rifai. Pengaduan itu juga ditembuskan kepada Meteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Kepolisian RI, Jaksa Agung, ketua Komnas HAM, Gubernur Banten, Walikota Tangerang Selatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan Kota Tangerang Selatan, dan Ketua Pegurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.

Warga yang tergabung dalam Forum Warga Virginia Lagoon B-6, Serpong Tangerang menegaskan, dampak dari pembangunan apartemen itu sangat mengganggu warga. "Kami seharusnya dilibatkan dalam proses awal pembangunan apartemen sebagai warga terdampak langsung," ujar Adrian Walewangko dari Forum Warga Virginia Lagoon B-6, Rabu (18/10/2017).

Dalam surat aduannya warga menyatakan merasa terganggu karena pembangunan konstruksi apartemen menimbulkan kebisingan sampai malam hari. Pembangunan apartemen menimbulkan debu dan polusi udara yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Warga juga sempat merasa keamanannya terancam karena persis di atas rumah mereka, ada aktivitas lalu lalang crane yang baru ditangani oleh pihak pengembang setelah warga mengajukan protes. "Minggu lalu ada bongkahan batu jatuh tepat ke rumah warga. Kami tidak tahu asal batu tersebut, tetapi kanopi rumah warga sampai bolong. Kami merasa tertekan dan terancam. Ada juga rumah warga yang retak-retak," lanjut Adrian.

Upaya mediasi yang telah dijalin warga juga mendapat jalan buntu. Untuk itu, dalam pengaduannya warga berharap agar pejabat yang berwenang bisa menjembatani mediasi sehingga akan didapat solusi yang adil. “Kami berharap jika mediasi dipimpin oleh pejabat yang berwenang, maka dapat ditemukan solusi yang saling menguntungkan semua pihak,” tulis warga dalam aduannya.

Disebutkan, apartemen yang telah terbangun lebih dari 27 lantai itu tidak melibatkan warga yang terdampak langsung dalam proses pembuatan dokumen Amdal. Kalaupun ada unsur masyarakat yang dilibatkan, mereka bukanlah masyarakat yang terdampak langsung.
(thm)
Berita Terkait
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar...
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar Jawara Pilkada Tangsel 2020
Diskusi Bersama Wali...
Diskusi Bersama Wali Kota se-Asia Tenggara, Arief Paparkan Program Kampung Proklim
Sidak Pasar Anyar Tangerang,...
Sidak Pasar Anyar Tangerang, Komisi IV DPRD Kota Tangerang Temukan Sejumlah Kerusakan Perlu Diperbaiki
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Soroti Efektivitas Program Hari Bebas Kendaraan ASN Setiap Jumat
Dibatalkan Sepihak,...
Dibatalkan Sepihak, Pemenang Tender Bahan Pakaian Dinas DPRD Tangerang Akan Ajukan Gugatan
Tolak Baju Dinas Mewah,...
Tolak Baju Dinas Mewah, F-PAN DPRD Tangerang Minta Dialihkan untuk Beli Sembako Rakyat
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
16 menit yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
56 menit yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
59 menit yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
2 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
3 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
4 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved