Gunung Ili Lewotolok Tidak Meletus, 723 Orang Mengungsi Akibat Gempa Bumi

Rabu, 11 Oktober 2017 - 09:51 WIB
Gunung Ili Lewotolok...
Gunung Ili Lewotolok Tidak Meletus, 723 Orang Mengungsi Akibat Gempa Bumi
A A A
LEMBATA - Pasca-gempa bumi beruntun berkekuatan 3,9 – 4,9 SR dengan pusat gempa di sekitar Gunung Ili Lewotolok, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa 10 Oktober 2017, aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok tetap status Waspada (level 2). Tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik dan tidak ada letusan.

Banyak berita palsu (hoax) yang memberitakan Gunung Ili Lewotolok meletus. Namun, PVMBG menyatakan berita tersebut tidak benar dan Gunung Ili Lewotolok tetap status Waspada sejak 7 Oktober 2017 pukul 20.00 WITA.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, BMKG mencatat lima kali gempa dengan guncangan gempa yang dirasakan cukup kuat karena berpusat di darat ada kedalaman 10 – 30 kilometer telah menyebabkan masyarakat panik. Gempa dirasakan kuat di Desa Lamabute, Desa Napasabok, Desa Lamawolo, dan Desa Waimatan Kecamatan Ile Ape Timur Kabupaten Lembata pada Selasa 10 Oktober 2017 dini hari hingga sore hari.

“Tidak ada korban jiwa dari gempa tersebut. Sebanyak 723 jiwa mengungsi ke beberapa tempat di Kecamatan Ile Ape. Pengungsi berasal dari Desa Waimatan sebanyak 160 orang mengungsi di Kantor Camat, dari Desa Lamawolo sebanyak 60 orang mengungsi ke Lewoleba, dan dari Desa Napasabok dan Desa Lamabute sebanyak 503 orang mengungsi di Kantor Camat Ile Ape dan Pustu Waipukang,” katanya dalam rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (11/10/2017).

Data sementara terdapat 5 rumah rusak karena tertimpa batuan dari lereng gunung dan akibat guncangan gempa. BPBD masih melakukan pendataan untuk mendapatkan data akurat dan membangun tempat penampungan sementara dan memberikan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar.

BPBD Kabupaten Lembata bersama Polsek Lembata, Koramil 1624/03 Lembata Barat, PLAN Lembata, Forum PRB, Dinas PU dan Perhubungan, PMI Lembata, Dinas Sosial, dan BPMD, serta Yayasan Bina Sejahtera Lembata mendatangi lokasi terdampak gempa untuk melakukan pendataan serta evakuasi warga yang terdampak ke tempat yang aman.

Kepala BNPB Willem Rampangilei, telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB melakukan pendampingan kepada BPBD. Bantuan logistik dari BPBD Provinsi NTT dan BPBD sekitar Kabupaten Lembata dapat dikirimkan untuk membantu pengungsi. “Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Pemantauan aktivitas Gunung Ili Lewotolok dilakukan secara kontinu dari Pos PGA di Desa Laranwutun, Kecamatan Ili Ape,” katanya.

Rekomendasi PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak beraktivitas dalam zona bahaya dalam area kawah Gunung Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 2 km dari puncak atau pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Seluruh pihak agar menjaga ketenangan suasana di Pulau Lembata, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ili Lewotolok yang tidak jelas sumbernya. Gunungapi Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan ketinggian 1423 meter di atas permukaan laut. Sejarah erupsi Gunung Ili Lewotolok pernah terjadi pada tahun 1660, 1819, 1849, 1852, 1821, 1864, 1889, dan 1920.
(wib)
Berita Terkait
Gunung Marapi Meletus...
Gunung Marapi Meletus Disusul Gempa Bumi Magnitudo 4,4
Peringatan Tsunami Dicabut,...
Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Maumere Masih Trauma dan Enggan Turun Gunung
Pemicu Rangkaian Gempa...
Pemicu Rangkaian Gempa Besar di Jepang Terungkap, Ada Aktivitas Magma Gunung Purba
2 Gempa Bumi Guncang...
2 Gempa Bumi Guncang Gunung Sitoli dan Nias
Larantuka Diguncang...
Larantuka Diguncang Gempa 7,5 M, Gunung Api Bawah Laut Ini Perlu Diwaspadai
Aktivitas Gunung Berapi...
Aktivitas Gunung Berapi Mauna Loa Akan Picu Kiamat
Berita Terkini
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
55 menit yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
1 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
1 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
2 jam yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
3 jam yang lalu
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved