Anak Buah Aniaya Sejumlah Wartawan, Kapolda Jateng Minta Maaf

Selasa, 10 Oktober 2017 - 18:52 WIB
Anak Buah Aniaya Sejumlah...
Anak Buah Aniaya Sejumlah Wartawan, Kapolda Jateng Minta Maaf
A A A
SEMARANG - Kasus kekerasan yang dialami oleh sejumlah wartawan di depan kantor Bupati Banyumas, pada Senin malam, (9/10/2017) menuai keceman dari banyak pihak.

Kasus kekerasan itu dialami oleh Darbe Tyas wartawan Metro TV, Agus Wahyudi wartawan Suara Merdeka, Wahyu Wartawan Radar Banyumas dan Hakim wartawan Satelit Post, saat melakukan peliputan aksi demonstrasi menolak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Gunung Slamet.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono pun langsung angkat bicara dan meminta maaf atas peristiwa tersebut. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tadi malam yang mengakibatkan luka-luka baik dari mahasiswa dan teman-teman media," katanya, Selasa (10/10/2017).

Tak hanya permintaan maaf yang disampaikan, Kapolda juga langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemeriksaaan dan penyelidikan atas kekerasan tersebut.

Ia berjanji jika memang nanti ditemukan adanya kesalahan prosedur standar pembubaran paksa demonstrasi, dan Kode etik maka anggota yang terlibat akan diproses.

"Saya sudah perintahkan Kapolres Banyumas untuk melakukan pemeriksaan atas prosedur standar pembubaran paksa demonstrasi, kalau ada kesalahan prosedur akan kami tindak," katanya.

Dijelaskan Condro, pembubaran aksi tolak pembangunan proyek PLTPB Gunung Slamet dilakukan karena aksi tersebut dilakukan tanpa izin. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah melakukan dialog agar aksi dibubarkan pada pukul 19.00 WIB, namun sampai pukul 20.00 demo masih terus dilakukan.

Bahkan sampai pukul 22.00 WIB para demonstran mulai membangun tenda, dilakukan negosiasi dan mediasi. Karena tidak bubar maka dibubarkan secara paksa.

Terpisah ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Jateng Mustolih mengatakan, IWO mengutuk keras tindakan represif aparat kepolisian dan Satpol PP yang mengakibatkan kekerasan terhadap wartawan Banyumas yang saat itu sedang melakukan tugas peliputan.

Menurut Mustolih, kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi untuk kesekian kalinya ini karena lemahnya penegakan hukum. "Kekerasan terhadap wartawan adalah perbuatan pidana, sesuai UU 40/99 tentang pers,"katanya.

Dia mengaku, permintaan maaf Kapolda Jateng harus dibarengi dengan tindakan nyata yakni dengan berupa penyidikan. "Kami menuntut para pelaku kekerasan dari unsur anggota Kepolisian dan Satpol PP diproses secara hukum,"katanya.

Selain itu, lanjutnya IWO juga menuntut Kapolres dan Bupati Banyumas mengganti alat-alat kerja wartawan yang mengalami kerusakan dalam insiden kekerasan aparat terhadap wartawan.
(nag)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved