DPRD DKI Belum Tindaklanjuti Pembahasan Raperda Reklamasi

Selasa, 10 Oktober 2017 - 10:19 WIB
DPRD DKI Belum Tindaklanjuti...
DPRD DKI Belum Tindaklanjuti Pembahasan Raperda Reklamasi
A A A
JAKARTA - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pulau Reklamasi belum ditindaklanjuti oleh DPRD DKI Jakarta. Padahal, Pemprov DKI sudah mengirimkan surat permohonan untuk melanjutkan pembahasan agar disahkan sebelum pergantian kepemimpinan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, surat dari Pemprov DKI Jakarta perihal permohonan melanjutkan pembahasan dan lampiran surat pencabutan moratorium reklamasi pulau telah sampai ke DPRD pada Jumat, 6 Oktober 2017 lalu. Menurutnya, pembahasan Raperda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Raperda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (ZWP3K) tidak begitu saja bisa langsung dibahas.

"Kami menunggu keputusan ketua perihal pembahasan dua raperda tersebut. Setelah itu bentuk Badan Musyawarah (Bamus). Dalam Bamus baru diputuskan kapan akan dibahas," kata Taufik saat dihubungi Senin, 9 Oktober 2017 kemarin.

Taufik menjelaskan, pada prinsipnya DPRD tidak bermasalah untuk kembali melanjutkan pembahasan raperda reklamasi apabila sesuai dengan aturan. Menurutnya, apabila moratorium sudah dicabut, pelangaran aturan yang terjadi sebelumnya sudah dibenahi dan dibetulkan.

Untuk itu, Taufik meminta, apabila Pemprov DKI mengirimkan surat kelanjutan pembahasan disertai lampiran moratorium, DPRD akan segera membahasnya. Bahkan, Wakil Ketua Pemenangan Anies-Sandi itu memprediksi bila dua raperda tersebut akan selesai dengan cepat lantaran hanya satu pasal saja yang harus dibahas. "Ini kan sisa satu ayat saja. Bisa sebentar. Karenazonasi kan tinggal paripurna, kemudian tata ruang sisa satu ayat," ucapnya.

Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra DKI, Prabowo Soenirman menambahkan, sebagai partai pendukung pihaknya akan selalu mengawal kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Menurutnya, partai fraksi pendukung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 lalu konsisten menolak reklamasi.

Prabowo menjelaskan, pulau reklamasi lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya. Apalai sudah banyak bangunan berdiri tanpa adanya aturan. Padahal, izin mendirikan bangunan (IMB) ada dalam Raperda yang belum selesai pembahasanya.

"IMB adanya dalam perda. Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) belum ada juga. Apa jadinya? Ilegal," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menuturkan, pembahasan dua raperda itu merupakan kewenangan DPRD. Sebagai Gubernur, kata dia, pihaknya sudah menunaikan kewajiban dengan mengirimkan surat tindak lanjut dari moratorium pulau reklamasi yan dikeluarkan pemerintah pusat.

"Saya enggak masang target kapan mau dibahas, jabatan saya kan cuma seminggu," ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
1 jam yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
1 jam yang lalu
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
10 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
10 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
11 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved