Wagub Minta Instansi Kompak Usung Geopark Kaldera Toba Masuk UGG

Minggu, 08 Oktober 2017 - 19:43 WIB
Wagub Minta Instansi...
Wagub Minta Instansi Kompak Usung Geopark Kaldera Toba Masuk UGG
A A A
MEDAN - Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung meminta seluruh instansi agar kompak dan saling bersinergi, tidak jalan sendiri-sendiri untuk melakukan proses percepatan Geopark Kaldera Toba (GKT). Sebab hal itu, menjadi kunci agar GKT dapat berhasil menjadi anggota UNESCO Global Geopark (UGG).

“Selama ini kita tidak kompak, tidak satu kata dan masih jalan sendiri-sendiri. Sementara sudah terbentuk tim percepatan geopark, harusnya di sinilah wadahnya. Dengan kekompakan maka Geopark Kaldera Toba bisa masuk menjadi anggota UGG, harusnya tidak ada alasan GKT ditolak lagi,” ujar Nurhajizah dalam rapat percepatan tindak lanjut 5 rekomendasi UNESCO dalam pengusulan Geopark Kaldera Toba, di ruang rapat kantor Gubernur Sumut, Sabtu 7 Oktober kemarin.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba, Alimin Ginting, Kelompok Pakar Badan Pengelola GKT, RE Nainggolan dan Wilmar Simanjorang, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumut, Hidayati, staf ahli gubernur bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset dan sumber daya alam, Binsar Situmorang, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumut, Effendi Pohan, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut, Elisa Marbun.

Nurhajizah menegaskan, masing-masing instansi yang terkait dengan pengelolaan Geopark Kaldera Toba harus saling berkoordinasi, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Informasi dan Komunikasi, Badan Pelaksana GKT dan lainnya.

“Untuk pembuatan panel informasi dari masing-masing instansi, termasuk sosialisasi kita harapkan ada sinergi, sehingga tidak tumpeng tindih satu sama lainnya,” terang Nurhajizah.

Kekompakan ini dikatakan Nurhajizah, perlu dilakukan mengingat waktu untuk memenuhi 5 rekomendasi dari UNESCO itu tinggal sedikit lagi. Dossier (laporan) yang harus dikirimkan ke pihak UNESCO dikatakannya harus selesai 11 Oktober, kemudian dossier tersebut nantinya akan dikirimkan ke Jakarta melalui Menko Kemaritiman RI.

“Makanya ini harus segera kita kejar, 11 Oktober dossier harus sudah kita serahkan ke Jakarta, kita juga memohon dukungan Menko Maritim dan menteri lainnya, kalau ada yang perlu dilengkapi nanti akan kita lengkapi, karena dossier harus sudah final tanggal 20-21 Oktober,” timpal Nurhajizah.

Ketua Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba, Alimin Ginting mengatakan kalau pihaknya sudah membuat desain panel informasi untuk beberapa titik geosite. Panel informasi tersebut dikatakannya sudah termasuk informasi yang didalamnya termaktub Bahasa geologi terbentuknya suatu geosite Kaldera Toba.

“Seperti panel informasi untuk geosite Sipiso-piso, tongging ini kita buat desain terbentuknya geosite ini dengan bahasa geologi. Sehingga kalau orang enggan membaca, bisa melihat desain grafisnya sudah paham bagaimana geosite ini dulu terbentuk,” papar Alimin.

Sementara itu, Kelompok Pakar Badan Pelaksana GKT, RE Nainggolan mengakui kalau selama ini antara dossier dan kenyataan di lapangan belum sinkron, hal inilah yang menurut dia menyebabkan GKT masih gagal masuk menjadi anggota UGG. Oleh karena itulah, diharapkannya ke depan apa yang dilaporkan dalam dossier harus sejalan dengan kenyataan di lapangan.

“Selama ini ada juga potensi-potensi yang ada belum termasuk dalam dossier, seperti spesies tumbuhan langka, maupun hewan langka. Seperti serangga di Samosir yang menurut peneliti dari Unimed itu hanya ditemukan di Australia dan Danau Toba,” kata RE Nainggolan sembari mengatakan Pemprov diharapkan turut melibatkan akademisi dan perguruan tinggi untuk ikut terlibat dalam percepatan GKT.
(sms)
Berita Terkait
Gubsu Bobby Nasution...
Gubsu Bobby Nasution Bayar Utang DBH Rp674 M, Dorong Program dan Pembangunan Daerah Lebih Lancar
Dibuka Gubernur Sumut...
Dibuka Gubernur Sumut Bobby Nasution, Festival Bunga dan Buah Karo 2025 Disambut Meriah Puluhan Ribu Warga
Bangga! Geopark Kaldera...
Bangga! Geopark Kaldera Toba Masih Sandang Predikat Green Card UNESCO
Gubsu Bobby Nasution...
Gubsu Bobby Nasution Apresiasi Sumut Kondusif, Elemen Masyarakat Kompak Serukan Aspirasi Damai
Sebanyak Rp11 Triliun...
Sebanyak Rp11 Triliun KUR Tersalurkan di Sumut, Gubsu Bobby Nasution: Masih Bisa Ditingkatkan
Wagub Surya Paparkan...
Wagub Surya Paparkan 9 Target Besar RPJMD Sumut 2025–2029 di DPRD Medan
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
4 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
5 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
6 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
7 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
8 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
8 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved