Gubernur Edy Sampaikan Capaian Kinerja Pemprov Sumut 2019
Kamis, 07 Mei 2020 - 14:02 WIB
loading...
Gubernur Edy Sampaikan Capaian Kinerja Pemprov Sumut 2019. Foto/Humas Pemprov Sumut
A
A
A
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan berbagai capaian kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pada tahun 2019. Antara lain capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 91,68%, rata-rata inflasi 2,33%, pertumbuhan ekonomi 5,22% dan menekan jumlah pengangguran terbuka hingga 5,41%.
Hal tersebut disampaikan Gubernur pada Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2019 di Aula Gedung Baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (6/5/2020).
Disebutkan bahwa pendapatan daerah yang ditargetkan Rp14.034.339.344.970, mampu direalisasikan Rp13.079.598.635.469. Pendapatan daerah tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan pendapatan daerah lain yang sah.
Gubernur memaparkan, PAD direalisasikan 91,68% atau Rp5.761.270.412.051 dari target Rp 6.284.220.582.270. Dana perimbangan direalisasikan 94,37% atau Rp7.300.647.588.241 dari target Rp7.736.050.762.700, serta pendapatan daerah lain yang sah terealisasi Rp17.680.635.177 atau 125% dari target Rp14.068.000.000.
Sementara belanja daerah sebesar Rp14.726.662.153.406, yang terdiri atas belanja tidak langsung Rp10.322.571.556.659 dan belanja langsung Rp4.404.090.596.746. Sedangkan pembiayaan daerah sebesar Rp981.167.561.436. (Baca juga : Transfer DAU 380 Daerah Ditunda, Ini Alasannya )
Hal tersebut disampaikan Gubernur pada Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2019 di Aula Gedung Baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (6/5/2020).
Disebutkan bahwa pendapatan daerah yang ditargetkan Rp14.034.339.344.970, mampu direalisasikan Rp13.079.598.635.469. Pendapatan daerah tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan pendapatan daerah lain yang sah.
Gubernur memaparkan, PAD direalisasikan 91,68% atau Rp5.761.270.412.051 dari target Rp 6.284.220.582.270. Dana perimbangan direalisasikan 94,37% atau Rp7.300.647.588.241 dari target Rp7.736.050.762.700, serta pendapatan daerah lain yang sah terealisasi Rp17.680.635.177 atau 125% dari target Rp14.068.000.000.
Sementara belanja daerah sebesar Rp14.726.662.153.406, yang terdiri atas belanja tidak langsung Rp10.322.571.556.659 dan belanja langsung Rp4.404.090.596.746. Sedangkan pembiayaan daerah sebesar Rp981.167.561.436. (Baca juga : Transfer DAU 380 Daerah Ditunda, Ini Alasannya )
Lihat Juga :