Ketum Granat Dukung Petugas BNN Dipersenjatai Lengkap

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 16:47 WIB
Ketum Granat Dukung...
Ketum Granat Dukung Petugas BNN Dipersenjatai Lengkap
A A A
BANDUNG BARAT - Ketua Umum Gerakan Anti Narkotika Nasional (Granat) Henry Yosodiningrat setuju jika petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dipersenjatai lengkap.

Hal itu dikatakannya seusai melantik pengurus DPC Granat Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang dihadiri Ketua DPD Granat Jabar Djoni Widjaja Aluwi, Sekda KBB Maman S Sunjaya dan Ketua DPC Granat KBB Eman Sulaeman, di Aula Wijaya Toyota, Jalan Raya Cimareme, Ngamprah, KBB, Sabtu (7/10/2017).

"Saya sangat setuju dan mendukung petugas BNN di lapangan dipersenjatai dengan lengkap untuk melawan para penjahat narkoba," tegas Henry kepada SINDOnews.com.

Seperti diketahui keberadaan lima pucuk senjata jenis Saiga-12CEXP-01 kaliber 18,3 mm buatan Rusia, 21 handgun jenis CZ P-07 kaliber 22 mm, sarung pistol 42 buah, rompi anti peluru 21, dan sejumlah amunisi di bandara Bandara Fatmawati, Bengkulu, sempat jadi polemik. Padahal senjata itu dikirim BNN pusat untuk BNN Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, para pelaku kejahatan narkoba saat ini sudah berbuat nekat. Mereka tidak segan-segan melawan petugas dan tak jarang mengancam keamanan dan nyawa para petugas. Untuk itu keberadaan senjata bagi petugas BNN ini sangat dibutuhkan.

Dia menilai, kejahatan narkoba adalah kejahatan kemanusiaan yang terorganisir secara internasional. Tujuannya adalah untuk menghancurkan bangsa dengan merusak generasi mudanya. Untuk itu Granat akan terus mendukung BNN dan polisi untuk terus mendukung perang terhadap narkoba.

Salah satu dukungan yang dilakukan anggota DPR dari PDI Perjuangan (PDIP) ini adalah dengan mendorong UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang saat ini sudah masuk dalam prolegnas untuk direvisi. Sebab UU itu masih banyak kekurangan dan tidak mampu mengatasi kondisi darurat narkoba di Indonesia.

"Bayangkan dari 155 pasal hanya 37 pasal yang memberi kewenangan kepada BNN. Artinya bagaimana berharap kepada BNN untuk menjadi vocal point pemberantasan narkoba sedangkan perangkat dan daya dukung yang diberikan masih terbatas," tandasnya.
(rhs)
Berita Terkait
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Kasus Narkoba dan Kepemilikan Senjata di Kampung Ambon
Rentang 10 Hari Polres...
Rentang 10 Hari Polres Jakpus Ungkap 5 Kasus Narkoba Disertai Senjata Api
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Medan Geger, Terungkap...
Medan Geger, Terungkap Pengedar Sabu Kini Dipersenjatai dengan Pistol
Polda Sumsel Musnahkan...
Polda Sumsel Musnahkan 532 Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
10 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
40 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Staf...
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved