Ratusan Anakan Babi Ilegal di Pelabuhan Bakauheni Dimusnahkan

Kamis, 05 Oktober 2017 - 14:23 WIB
Ratusan Anakan Babi...
Ratusan Anakan Babi Ilegal di Pelabuhan Bakauheni Dimusnahkan
A A A
BAKAUHENI - Petugas Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Bakauheni Lampung memusnahkan ratusan ekor anakan babi ilegal, Kamis (5/9/2017). Ratusan ekor orok babi yang diketahui tanpa memiliki dokumen tersebut rencananya hendak diselundupkan ke Jakarta melalui jalur Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Dari jumlah anakan babi yang dimusnahkan ada 150 ekor dengan berat total 300 kilogram. Anak babi tersebut berasal dari daerah Sidomulyo, Lampung Selatan. Terungkapnya penyelundupan anak babi yang dalam kondisi sudah mati tersebut hasil dari pada razia rutin petugas karantina di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Orok babi yang di perkirakan baru berumur dua bulan tersebut kondisinya sudah dalam keadaan mati ini dimusnahkan dengan cara dibakar dalam sebuah lubang menggunakan kayu dan minyak tanah.

Saat diamankan pelaku dengan sengaja berusaha mengelabuhi petugas dengan cara menyembunyikan orok babi tersebut di antara babi yang masih hidup guna menghindari penyalah gunaan petugas karantina pertanian melakukan penyitaan serta memusnahkan orok babi tersebut.

Semetara Petugas Kesehatan Hewan Balai Karantina Pertanian Eliyas Gilang mengatakan, selain tidak berdokumen jenis orok atau anak babi tersebut tidak memenuhi standar pengiriman yang ditetapkan oleh petugas karantina.

“Karena tidak memakai kendaraan yang tidak ada pendinginnya untuk itu sangat diragukan apabila untuk konsumsi kalangan sendiri,” kata Gilang, Kamis (5/9/2017).

Menurut dia, petugas karantina yang dalam kewenangan menangani pengiriman komoditi lintas provinsi berharap agar pelaku bisnis dapat kiranya mematuhi undang-undang yang berlaku serta melengkapi dokumen saat melakukan pengiriman barang lintas pulau.

”Petugas karantina akan melakukan tindakan tegas apabila masih terdapat para pelaku usaha pengiriman hewan tidak mematuhi aturan yang berlaku serta sanksi pidana kurungan penjara,” tandas dia.
(sms)
Berita Terkait
Selundup Satwa Liar,...
Selundup Satwa Liar, Kapal Vietnam Dicegat TNI AL di Perairan Pontianak, 11 WNA Diamankan
7 Fakta Honey Badger,...
7 Fakta Honey Badger, Hewan yang Tidak Kenal Rasa Takut
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Penyelundupan Satwa...
Penyelundupan Satwa Liar, 153 Ekor Reptil Berhasil Diamankan
Populasi Hewan di Dunia...
Populasi Hewan di Dunia Menurun Tajam Sekitar 69 Persen Sejak 1970
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Berita Terkini
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
10 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
1 jam yang lalu
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
1 jam yang lalu
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved