Jelang Pilkada Serentak, Pimpinan Parpol Kumpul di Mapolrestabes Bandung

Rabu, 04 Oktober 2017 - 16:13 WIB
Jelang Pilkada Serentak,...
Jelang Pilkada Serentak, Pimpinan Parpol Kumpul di Mapolrestabes Bandung
A A A
BANDUNG - Menghadapi Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar 2018, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengumpulkan para pimpinan partai politik (parpol), ketua KPU, dan Bawaslu Jabar di Aula Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (4/10/2017).

Dalam pertemuan itu, Kapolda Jabar memaparkan kerawanan yang bisa terjadi selama pesta demokrasi itu berlangsung. Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bisa terjadi jika tak diantisipasi sejak awal.

Agung mengatakan, pertemuan ini sengaja digelar sejak dini terutama untuk silaturahmi. Sebab, Agung baru satu bulan menjabat sebagai Kapolda Jabar.

"Dalam kesempatan ini saya sampaikan norma-norma, tahapan-tahapan, dan aturan dalam Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saya mengajak seluruh pimpinan parpol untuk bersama-sama saling mengingatkan, terutama ketua KPU dan Bawaslu Jabar karena dia sebagai penyelenggara. Pertemuan seperti ini akan terus berlanjut, setelah ada pasangan calon, nanti kami adakan pertemuan lagi. Kampanye juga harus aman dan nyaman," kata Agung seusai pertemuan.

Kapolda mengemukakan, KPU dan Bawaslu Jabar harus jadi penyelenggara yang baik dan profesional. "Nah, Polri insya Allah dibantu dengan TNI akan mengawal dan mengamankan setiap tahapan pilkada di Jabar agar aman dan kondusif," kata Kapolda.

Kepada pimpinan parpol, kata Agung, diingatkan untuk ikut menjaga suasana kondusif Jabar. "Saat ini belum ada pendaftaran, baru mencari calon, silakan. Tetapi pedomanilah aturan dan ikuti tahapannya. Kami siap mengamankan pilkada ini hingga pelantikan tahun depan. Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi akan mengawal pilkada di Jabar, pasti suka tidak suka mau tidak mau, suhu politik naik," kata Agung.

Selain pengamanan tahapan terutama kampanye, kata Agung, Polda Jabar juga menyiagakan tim cyber. Tim cyber melakukan patroli di dunia maya. Nanti jika ada ditemukan pelanggaran yang ada delik tindak pidananya, akan dilakukan penyelidikan sampai penyidikan.

"Tadi saya ingatkan bahwa medsos sudah eranya global, pengaruhnya juga sangat besar. Tetapi saya ingatkan kalau dalam medsos itu ada ujaran kebencian, hate speech, memfitnah, dan menghina, maka ada proses hukum karena ada dalam UU ITE. Proses hukum akan kami tegakkan. Jadi lebih bagus tidak usah. Manfaatkan teknologi untuk yang bermanfaat," tandas Agung.
(zik)
Berita Terkait
Koalisi Perindo dan...
Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Belum Tentukan Figur...
Belum Tentukan Figur di Pilgub Jabar, Presiden PKS: Patokannya Probability to Win Besar
4 Pasangan Cagub-Cawagub...
4 Pasangan Cagub-Cawagub Dinyatakan Sehat dan Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Nomor Urut Pilgub Jabar...
Nomor Urut Pilgub Jabar 2024: Acep-Gita 1, Jeje-Ronal 2, Syaikhu-Habibie 3, Dedi-Erwan 4
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
Berita Terkini
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
37 menit yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
44 menit yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
45 menit yang lalu
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
1 jam yang lalu
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved