Pengemudi Ojek Online Tewas Tertembak, Ini Penjelasan Kapolrestabes Bandung

Minggu, 01 Oktober 2017 - 16:33 WIB
Pengemudi Ojek Online...
Pengemudi Ojek Online Tewas Tertembak, Ini Penjelasan Kapolrestabes Bandung
A A A
BANDUNG - Seorang pengemudi ojek online di Bandung, Jawa Barat, Agus Maulana Sidin (23), tewas tertembak, Minggu (1/10/2017) dini hari. Kejadian itu melibatkan anggota Polri di jajaran Polrestabes Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsekta Regol yang dipimpin AKP Ade Hermawan. Satreskrim Polrestabes Bandung mem-backup penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Selain mencari barang bukti dan memeriksa empat saksi, yang merupakan teman korban yakni Iqbal (25), Reza (16), Teja (25), dan Guruh (20), polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari keterangan para saksi diperoleh informasi bahwa sebelum penembakan terjadi, empat anggota Unit Reskrim Polsekta Bojongloa Kidul hendak menangkap tersangka pengeroyokan yang tinggal di Kelurahan Karasak.

"Memang, sebelum penembakan terjadi, anggota akan menangkap pelaku 170 (pengeroyokan). LP (laporan polisi)-nya ada," kata Hendro di lokasi kejadian, Minggu (1/10/2017) siang.

Namun, entah apa sebabnya, ujar Hendro, terjadi perlawanan oleh warga yang ada di lokasi kejadian. Anggota Unit Reskrim Polsekta Bojongloa Kidul yang tengah bertugas dikeroyok dan mendapatkan pukulan serta tendangan sehingga menderita luka memar.

Karena terdesak, anggota mengeluarkan senjata api. Setelah bunyi letusan yang diduga dari senjata api milik Bripka P (anggota Unit Reskrim Polsekta Bojongloa Kidul), salah seorang warga terkapar bersimbah darah. Korban yang kemudian diketahui bernama Agus Maulana Sidin itu tertembak di tengkuk dan meninggal dunia.

"Mungkin terjadi kesalahpahaman sehingga anggota ada yang dikeroyok. Tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api dari salah satu anggota kami yang ternyata mengenai korban. Kasus penembakan ini masih didalami untuk mengungkap motif dan latar belakang di balik peristiwa itu. Apakah ketidaksengajaan, terjadi pergumulan, dan perebutan senjata, sengaja menembak korban yang melarikan diri, atau membela diri," ujar Hendro.

Dia mengemukakan, karena kejadian itu melibatkan anggota Polri di jajaran Polrestabes Bandung, pihaknya memberikan uang duka kepada keluarga korban dan berupaya meredam masyarakat agar tak bertindak di luar hukum.

"Anggota Polri dari Polsekta Bojongloa Kidul saat ini diperiksa anggota Paminal Polrestabes Bandung dan berkoordinasi dengan Propam Polda Jabar." (Baca juga: Pengemudi Ojek Online di Bandung Tewas Tertembak ).
(zik)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Kembali Berulah, Polisi...
Kembali Berulah, Polisi Gerebek Markas Kelompok John Kei
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Polisi Bawa Dua Kardus...
Polisi Bawa Dua Kardus Usai Olah TKP Penembakan dari RM Cafe
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved