Mbah Rono: Aktivitas Gempa Tinggi Tidak Menjamin Letusan Gunung Agung Besar

Rabu, 27 September 2017 - 08:05 WIB
Mbah Rono: Aktivitas...
Mbah Rono: Aktivitas Gempa Tinggi Tidak Menjamin Letusan Gunung Agung Besar
A A A
KARANGASEM - Aktivitas Gunung Agung semakin meningkat. Terlihat dari kegempaan yang terjadi saat ini. Berdasarkan data KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung pada periode Selasa 26 September 2017 antara pukul 18.00-24.00 Wita terjadi gempa sebanyak 263 kali.

Sementara periode hari ini Rabu (27/9/2017) sekira pukul 00.00 hingga 06.00 Wita terjadi gempa 302 kali. Kepala PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Surono mengatakan, aktivitas kegempaan yang tinggi tidak menjadi jaminan letusan Gunung Agung nanti akan besar.

"Pada tahun 2007 kita berkaca pada Gunung Kelud tidak suka mengumbar gempa tapi letusanya cukup besar," kata laki-laki yang akrab dipanggil dengan Mbah Rono ini.

Saat ini PVMBG mengacu pada tahun 1963 silam bahwa Gunung Agung pernah meletus, dan banyak memakan korban. "Paling tidak kita mengacu itu saja dulu, untuk memgantisipasi adanya korban Gunung Agung. Dan pengungsian harus ditingkatkan sesuai dengan apa yang terjadi. Tapi bisa saja Gunung Agung tidak meletus,"ujarnya.

Saat ini yang direkomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari Kawah Puncak Gunung tersebut. Dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

Supaya ada jaminan keselamatan pihaknya berharap warga mengikuti apa yang diarahkan oleh pemerintah. Dia menegaskan, bahwa Gunung Agung hingga sampai saat ini belum meletus.

"Yang paling bahaya awan panas. Pada masa lalu awan panasnya mencapai 12 km luncuran awannya sangat cepat. Melihat ada yang di Gunung Merapi. Jangan sampai awan panas itu datang dan warga belum mengungsi," ucapnya.

Gunung Agung ditetapkan statusnya menjadi awas sejak Jumat 22 September 2017 sekira pukul 20.30 Wita.
(whb)
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Lereng...
Kebakaran Hutan Lereng Gunung Agung
4 Pendaki Tersesat di...
4 Pendaki Tersesat di Gunung Agung Bali Ditemukan Selamat
Aktivitas Vulkanik Menurun,...
Aktivitas Vulkanik Menurun, Status Gunung Agung Jadi Waspada
Viral! Bocah Perempuan...
Viral! Bocah Perempuan 6 Tahun Taklukkan Gunung Agung
Aktivitas Guguran Meningkat,...
Aktivitas Guguran Meningkat, Jumlah Pengungsi Merapi di Sleman Terus Bertambah
Pengungsi Merapi di...
Pengungsi Merapi di Tlogolele Tinggal di Bilik Sederhana, Begini Kondisinya
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
1 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
2 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
2 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
2 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
12 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
13 jam yang lalu
Infografis
Jenis Sayuran yang Tidak...
Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan saat Kolesterol Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved