12 Juta Bidang Tanah Belum Disertifikasi di Jawa Barat

Senin, 25 September 2017 - 16:09 WIB
12 Juta Bidang Tanah...
12 Juta Bidang Tanah Belum Disertifikasi di Jawa Barat
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat terus mendorong sertifikasi tanah di Provinsi Jabar. Karena, dari 19 juta bidang tanah di Jabar, baru tujuh juta bidang tanah yang telah tersertifikasi. "Tahun ini ada 800.000 (bidang tanah tersertifikasi). Kalau tahun ini 800.000, tahun depannya lagi harus bertambah jadi 1 juta. Artinya, kalau 1 juta (setiap tahun) itu masih 11 tahun lagi. Jadi tahun 2019 itu harus lebih besar lagi target sertifikasinya," ungkap Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar seusai memimpin Upacara Hari Agraria Nasional Tahun 2017 di Kantor Wilayah Agraria Tata Ruang/Kantor Pertanahan Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (25/9/2017).

"Apapun akan kita dukung (untuk program sertifikasi tanah), tergantung apa yang dibutuhkan oleh ATR/BPN. Saya kira ini (sertifikasi tanah) adalah kepastian hukum disamping ada keuntungan ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh para pemilik tanah," kata Deddy.

Deddy pun berpesan agar pemerintah kabupaten/kota di Jabar yang notabene memiliki data-data pertanahan di daerahnya membantu tugas Kantor ATR/BPN, sehingga sertifikasi bidang tanah di daerahnya masing-masing bisa terus ditingkatkan.

"Sehingga, (masyarakat) betul-betul nanti terhindar dari perselisihan yang tidak perlu. Dan juga masyarakat bisa memanfaatkan tanahnya untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi yang memang harus kita dorong. Sehingga, akses (masyarakat) kepada lembaga keuangan pun akan semakin terbuka," tuturnya.

Hari Agraria Nasional tahun ini mengusung tema "Sertifikasi Tanah dan Penataan Tata Ruang Untuk Kesejahteraan Rakyat". Lewat tema tersebut, Kementerian ATR/BPN, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, para stakeholder, serta seluruh lapisan masyarakat dituntut berperan aktif menyukseskan program strategis nasional di bidang pertanahan dan penataan ruang yang lebih berkualitas.

Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan Deddy Mizwar, Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil menyebutkan, konflik pertanahan dan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan modern terkendala oleh terbatasnya jumlah tanah yang sudah terdaftar dan bersertifikat.

Selain itu, pembangunan infrastruktur nasional terkadang juga terhambat oleh permasalahan pengadaan tanah serta rencana tata ruang wilayah yang belum mampu menjadi pedoman dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

"Reforma agraria merupakan suatu proses yang berkesinambungan demi kepastian dan perlindungan hukum serta keadilan dalam bidang pertanahan dalam rangka mencapai kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Oleh karenanya, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN tengah fokus pada Program Reforma Agraria untuk mengurangi ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah, pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan aset tanah, serta penguatan hak masyarakat atas tanah/hutan adat.
(sms)
Berita Terkait
Digitalisasi Sertifikat...
Digitalisasi Sertifikat Tanah Mandek, OJK Sebut Bank Belum Sepaham
Penggunaan Sertifikat...
Penggunaan Sertifikat Tanah Elektronik Dinilai Mengkhawatirkan
Hadiri Peluncuran Sertifikat...
Hadiri Peluncuran Sertifikat Elektronik di Istana, IPPAT Puji Terobosan Kementerian ATR
Sertifikat Tanah Elektronik...
Sertifikat Tanah Elektronik Mulai Diterapkan Tahun Ini, Seberapa Efektif Melawan Mafia Tanah
BPN Luwu Serahkan 1.535...
BPN Luwu Serahkan 1.535 Sertifikat Redistribusi Tanah Pertanian
Cegah Pemalsuan, Menteri...
Cegah Pemalsuan, Menteri ATR akan Keluarkan Sertifikat Tanah Elektronik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
54 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
4 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved