Kekeringan di Karawang Semakin Meluas, 30.325 Jiwa Terkena Dampak

Jum'at, 22 September 2017 - 12:54 WIB
Kekeringan di Karawang...
Kekeringan di Karawang Semakin Meluas, 30.325 Jiwa Terkena Dampak
A A A
KARAWANG - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga yang kekeringan ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih karena sungai dan mata air mengering.

Untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa harus berjalan sejauh 5 kilo meter ke sungai atau mata air yang masih mengalir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Karawang mulai kewalahan mendistribusikan air bersih karena korban kekeringan terus bertambah.

"Setiap hari kita mengirim air bersih sebanyak 15 ribu liter ke desa-desa yang mengalami kekeringan. Namun karena jumlah korban terus bertambah kita cukup kesulitan untuk membagikan air bersih. Makanya sekarang ini kita sudah minta bantuan pihak swasta agar ikut membantu menyalurkan air bersih. Kalau pemerintah sendirian melakukan ini kita kewalahan," kata Kepala BPBD Karawang, Banuara Nadeak, Jumat (22/9/2017).

Menurut Banuara dampak kekeringan semakin meluas jika sebelumnya 25 desa dan 25..325 jiwa yang terdampak, namun dalam satu minggu bertambah menjadi 33 desa dan 30.325 jiwa yang terdampak. Dia memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga puncak kekeringan bulan Oktober nanti.

"Perkiraan BMKG puncak kekeringan terjadi pada bulan Oktober nanti sehingga kita memastikan akan terjadi lonjakan daerah yang mengalami kekeringan," katanya.

Mengantisipasi hal tersebut pihaknya mengajak perusahaan yang beroperasi di Karawang untuk ikut serta membantu pemerintah terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Pihaknya sudah mengirim surat ke perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri dan mengajukan permohonan kepada perusahaan untuk mengirimkan air bersih.

"Kita sudah melakukan pemetaan daerah yang terdampak kekeringan. Sejumlah surat kita sudah ada beberapa yang menanggapi dan bersedia membantu," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Lahan Pertanian Alami...
Lahan Pertanian Alami Kekeringan, Petani di Aceh Terancam Gagal Panen
Menteri Siti Nurbaya...
Menteri Siti Nurbaya Ingatkan Pentingnya Kebijakan Water Balance
Warga Bontoa Jalan Puluhan...
Warga Bontoa Jalan Puluhan Kilometer untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Karawang Mulai Kekeringan,...
Karawang Mulai Kekeringan, BPBD Pasok Air Bersih hingga Tengah Malam
Atasi Kekeringan, Pemkab...
Atasi Kekeringan, Pemkab Bekasi Bakal Pasang Pipa dan Buat Sumur
El Nino Meningkat Lebih...
El Nino Meningkat Lebih 50%, Potensi Kekeringan Makin Nyata
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
38 menit yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
1 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
3 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
3 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved