Teriakan Istri Selamatkan Nyawa Suami dari Tikaman Badik
Jum'at, 15 September 2017 - 09:28 WIB
Teriakan Istri Selamatkan Nyawa Suami dari Tikaman Badik
A
A
A
JAKARTA - Seorang pemilik rumah indekos di Jalan Menteng Pulo, Gang Karya RT 04/09, Setiabudi, Jakarta Selatan nyaris saja menjadi korban perampokan pagi tadi. Pemilik indekos itu nyaris saja ditikan pencuri yang terpergok, beruntung teriakan istrinya membuat pelaku panik dan kabur.
Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Tri Suryawan mengatakan, peristiwa terjadi pada Jumat (15/9/2017) pagi ini. Saat itu pelaku datang ke rumah indekos yang ada di Jalan Menteng Pulo menggunakan sepeda motor.
Pelaku lantas menyambangi kos milik Adi. "Modus pelaku ini pura-pura menanyakan temannya, tapi saat semakin masuk ke area kos-kosan, dia malah mencongkel kaca jendela kamar kos yang kosong," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/9/2017).
Korban Adi yang membuntuti pergerakan pelaku pun menegur aksi mereka. Tepergok, pelaku pun langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik.
Disaat yang sama, istri korban pun keluar dari dalam indekos dan berteriak meminta tolong warga saat tahu suaminya itu diancam dengan senjata tajam.
"Pelaku panik dan berusaha melarikan diri, tapi warga sudah berkumpul di depan kosan dan berhasil menangkapnya. Pelaku akhirnya dibuat babak belur oleh warga," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Tri Suryawan mengatakan, peristiwa terjadi pada Jumat (15/9/2017) pagi ini. Saat itu pelaku datang ke rumah indekos yang ada di Jalan Menteng Pulo menggunakan sepeda motor.
Pelaku lantas menyambangi kos milik Adi. "Modus pelaku ini pura-pura menanyakan temannya, tapi saat semakin masuk ke area kos-kosan, dia malah mencongkel kaca jendela kamar kos yang kosong," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/9/2017).
Korban Adi yang membuntuti pergerakan pelaku pun menegur aksi mereka. Tepergok, pelaku pun langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik.
Disaat yang sama, istri korban pun keluar dari dalam indekos dan berteriak meminta tolong warga saat tahu suaminya itu diancam dengan senjata tajam.
"Pelaku panik dan berusaha melarikan diri, tapi warga sudah berkumpul di depan kosan dan berhasil menangkapnya. Pelaku akhirnya dibuat babak belur oleh warga," katanya.
(ysw)