Ratusan Korban SK CPNS Bodong Minta Uangnya Dikembalikan

Kamis, 14 September 2017 - 20:14 WIB
Ratusan Korban SK CPNS...
Ratusan Korban SK CPNS Bodong Minta Uangnya Dikembalikan
A A A
BANDUNG BARAT - Ratusan korban penipuan SK CPNS bodong di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, meminta uang yang sudah mereka setorkan segera dikembalikan. Mereka juga meminta aparat penegak hukum menangkap pelaku penipuan ini termasuk aktor intelektual dibelakangnya.

Salah seorang korban mengaku, sudah menyetor sejumlah uang kepada seseorang berinisial AH yang menjadi aktor pemalsuan SK bupati pengangkatan CPNS. Dirinya pun sudah menerima SK, namun setelah dicek ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KBB, ternyata SK tersebut palsu.

"Saya setor bulan Juni 2014 kepada AH dan kuitansinya saya simpan," ucapnya yang meminta namanya tidak disebutkan, Kamis (14/9/2017).

Kasus pemalsuan tanda tangan bupati ini terungkap sejak 2014. Korbannya menyetor uang sampai puluhan juta rupiah dengan harapan bisa diterima sebagai CPNS di Pemkab Bandung Barat. Salah satu SK CPNS palsu yang beredar adalah SK Bupati Bandung Barat Nomor 81.3.2/KEP-411-BKPP/2015 yang ditandatangani oleh Bupati Abubakar tertanggal 5 Januari 2015.

Dia mengaku, tadinya sudah pasrah menerima kenyataan ini. Namun, masih sangat berharap uang yang sudah disetor bisa dikembalikan karena jumlahnya mencapai Rp120 juta. Sejauh ini, para korban penipuan SK CPNS di KBB dijanjikan akan menerima gaji pokok sebesar Rp2.317.600.

Hal itu diketahui dari salinan SK bupati palsu milik salah seorang korban lulusan sarjana yang diangkat jadi CPNS dengan golongan III. Namun, untuk tahap awal mereka hanya menerima 80% gaji saja atau sekitar Rp1.854.000 per bulan.

Kasus penipuan CPNS di KBB ini telah diadukan ke Komisi III DPR. Salah seorang pelapor Adung mengatakan, pengaduan kasus tersebut agar bisa mendapat pengawalan dari Komisi III. Pasalnya, penipuan dengan cara memalsukan tanda tangan Bupati Abubakar tersebut seolah jalan di tempat.

"Kasus ini telah merugikan banyak orang. Uang yang disetorkan para korban jumlahnya sangat besar tapi penyelidikan terhadap kasus ini seperti jalan di tempat," kata dia.
(rhs)
Berita Terkait
Janjikan Lolos CPNS,...
Janjikan Lolos CPNS, Calo Ini Tipu Korban Rp200 juta
Pernah Mesum dengan...
Pernah Mesum dengan Anggota DPRD, ASN Seksi Ini Kini Terjerat Penipuan CPNS
Janji Palsu Bisa Loloskan...
Janji Palsu Bisa Loloskan CPNS, Kepala Desa di Mojokerto Ditahan
Pengumuman! Tahun Ini...
Pengumuman! Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen CPNS
Kasus Penipuan CPNS...
Kasus Penipuan CPNS Anak Nia Daniaty, Pelapor Siap Serahkan Bukti yang Catut Anies
BKN Sulsel Pastikan...
BKN Sulsel Pastikan Ujian SKB CPNS Tetap Dilaksanakan
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
18 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
4 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved