Sejumlah Warga Papua Nugini Kedapatan Bermukim di Wilayah Perbatasan RI

Senin, 04 September 2017 - 22:12 WIB
Sejumlah Warga Papua...
Sejumlah Warga Papua Nugini Kedapatan Bermukim di Wilayah Perbatasan RI
A A A
BOVEN DIGOEL - Sejumlah warga negara Papua Nugini kedapatan bermukim di wilayah perbatasan RI, persisnya di Kampung Benkim, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua. Temuan berawal saat personel satuan Tugas Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 405/SK melaksanakan patroli patok perbatasan RI-PNG MM.7.6 di daerah tersebut, Senin (4/9/2017).

Dalam patroli itu, aparat melakukan pendataan penduduk dengan mengecek satu persatu identitas warga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pada saat pendataan itulah aparat menemukan beberapa warga negara PNG masih bermukim di wilayah Indonesia, yakni di Kampung Benkim.

Kapten Inf Aris Arifianto, selaku pimpinan patroli patok perbatasan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga PNG untuk mematuhi hukum tentang kewarganegaraan, dan mengimbau kepada mereka untuk segera kembali ke negaranya.

Disebutkan Aris, patroli dalam rangka menjaga wilayah kedaulatan NKRI di sektor Selatan Papua, itu menempuh jarak 43 Km dari Pos Kalikao Satgas Pamtas Yonif 405/SK.

Medan yang dilalui pun cukup menantang, bahkan tim harus menembus lebatnya hutan, terjalnya bukit dan melintasi derasnya sungai Mal dan Birim. Buruknya cuaca juga menambah sulitnya medan yang dilalui.

Setelah menempuh perjalanan empat hari dengan mengenakan satu-satunya seragam yang melekat di badan serta berbekal logistik seadanya, akhirnya anggota Satgas Pamtas Yonif 405/SK berhasil menemukan patok MM. 7.6 perbatasan negara RI-PNG.

Dalam pelaksanaan patroli patok perbatasan kali ini, tim singgah di Kampung Wamko, Dinggo dan Benkim untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa pengobatan dan pemberian bantuan bahan makanan kepada masyarakat setempat.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 405/SK Letkol Inf Diantoro menegaskan, patroli pengecekan patok merupakan salah satu tugas pokok yang harus dilaksanakan oleh aparat TNI yang bertugas di wilayah perbatasan. Sambil berpatroli, tim juga ditugaskan untuk memberikan pengobatan dan bantuan makanan kepada masyarakat.

"Ini semua wujud kepedulian sosial anggota TNI terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar tapal batas Negara RI-PNG. Khusus bagi masyarakat PNG yang masih tinggal di wilayah Indonesia, memang harus ada solusi bersama untuk memecahkan persoalan tersebut," kata Diantoro.
(sms)
Berita Terkait
450 Prajurit Yonif 407/PK...
450 Prajurit Yonif 407/PK Tegakkan Kedaulatan NKRI di Perbatasan RI-Malaysia
Kapendam XII/Tpr: Peran...
Kapendam XII/Tpr: Peran Serta Masyarakat adalah Kunci Keberhasilan TMMD
Sinergitas TNI AD Bersama...
Sinergitas TNI AD Bersama Kemendagri Dalam Perspektif Intelijen di Daerah Perbatasan
Pos Satgas Pulau Sekatung...
Pos Satgas Pulau Sekatung Belum Miliki Sarana Memadai untuk Personel TNI Operasi Pengamanan
Luar Biasa, Istri Prajurit...
Luar Biasa, Istri Prajurit TNI Jadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-PNG
TNI Siap Kelola 165.000...
TNI Siap Kelola 165.000 Hektare Lahan Perbatasan untuk Antisipasi Krisis Pangan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
7 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
8 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
9 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
11 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
12 jam yang lalu
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved