Pesta Miras di Makassar Berujung Maut

Minggu, 03 September 2017 - 22:12 WIB
Pesta Miras di Makassar...
Pesta Miras di Makassar Berujung Maut
A A A
MAKASSAR - Ulah delapan pria yang asik pesta minuman keras (miras) tradisional, ballo, berujung maut di Jalan Teuku Umar 14 , Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Sulawesi Selatan.

Kejadian itu berawal saat korban Jalil alias Aco, 26, warga Jalan Kandea 3, bersama tujuh rekannya tengah asik meneguk miras di salah satu rumah warga, di Jalan Teuku Umar, sekitar pukul 17. 45 Wita Jumat (1/9).

Sedang asik menikmati minuman hingga mabuk, tiba-tiba terjadi perselisihan antara Aco dengan salah satu rekannya, Suherman alias Dewa. Keduanya terlibat adu mulut hingga saling melempar sumpah serapah.

Buntutnya, Dewa yang sudah dipengaruhi minuman keras menghunus badik dan menghujamkannya ke dada Aco. Seketika korban tersungkur lalu tewas sebelum tiba di rumah sakit.

Kejadian itu disaksikan empat saksi mata yang juga ikut meneguk miras bersama korban dan pelaku. “Kejadiannya di Jalan Teuku Umar, rumahnya temannya. Yang minum delapan orang, penikaman masih ada semua, yang menyaksikan sekitar empat orang,” terang Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kompol Tamba Hamid kemarin.

Usai menghabisi nyawa rekannya sendiri, Dewa langsung melarikan diri. Sementara sejumlah saksi mata lainnya mencoba menolong korban.

“Pelaku berhasil diamankan Sabtu subuh, setelah kami mendekati keluarganya untuk menyerahkan diri. Sehingga pelaku dan barang bukti badik yang dipakai sudah diamankan,” jelas Tamba lagi.

Lebih lanjut menurut Tamba, berdasarkan penyidikan sementara, kasus pembunuhan itu hanya didasari persoalan sepele. Korban dan pelaku disebut terlibat cekcok saat sudah mabuk dan sulit mengendalikan emosi.

Padahal, kata Tamba, korban dan pelaku merupakan taman baik dan tidak pernah terlibat perselisihan. Bahkan keduanya disebut bersama-sama membeli beberapa jerigen miras jenis ballo untuk diminum bersama.

“Ada ketersinggungan dibilangi dengan bahasa tidak pantas. Tidak ada apa-apa, namanya orang setengah mabuk, tidak ada persoalan sebelumnya. Mereka berteman sama-sama pergi beli ballo,” jelasnya lagi.

Dewa dijerat Pasal 338 KUHPidana akibat perbuatannya menghabisi nyawa rekannya sendiri. “Sebenarnya kita mau subsider 351 KUHPidana (penganiayaan menyebabkan mati) tapi supaya hukumannya berat kita gunakan 338 nya saja,” pangkas Tamba.
(rhs)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Edan! Warga Sleman Nekat...
Edan! Warga Sleman Nekat Edarkan Miras di Rumahnya
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan 8 Warga Blitar, Pedagang Terancam Seumur Hidup
Cerita Dibalik 2 Warga...
Cerita Dibalik 2 Warga Blitar Tewas Setelah Pesta Miras
Kedapatan Jual Miras...
Kedapatan Jual Miras Ilegal di Rumah, Pria Banguntapan Bantul Diringkus Polisi
Tak Peduli Ramadhan...
Tak Peduli Ramadhan dan Pendemi Corona, 4 Pemuda Gelar Pesta Miras Diciduk
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
44 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
45 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved