Cegah Pungli di Sekolah, Kasek se-Kota Bandung Dikumpulkan

Jum'at, 01 September 2017 - 12:18 WIB
Cegah Pungli di Sekolah,...
Cegah Pungli di Sekolah, Kasek se-Kota Bandung Dikumpulkan
A A A
BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) mengumpulkan seluruh kepala sekolah (kasek) mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gedung Serba Guna, Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat(1/9/2017). Mereka mendapat pembinaan agar bisa mengantisipasi pungutan liar (pungli) yang masih marak di lingkungan sekolah.

“Ini merupakan upaya kami meningkatkan integritas dalam pelaksanaan tugas pelayanan bidang pendidikan. Sungguh kami tidak berharap ada kejadian OTT (operasi tangkap tangan) di lingkungan pendidikan Kota Bandung,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana di Bandung, Jumat (1/9/2017).

Menurut Elih, kegiatan pembinaan tersebut diikuti oleh 274 kasek SDN, 57 kasek SMPN, serta 173 pengawas SD dan SMP. Para kasek se-Kota Bandung ini mendapatkan pencerahan dari AKBP Rusman yang merupakan Sekretaris Pokja Yustisi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Jabar dan Otong Hendra Rahayu Sekretaris 3 Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar.

Elih mengatakan, dia sengaja mengundang Tim Saber Pungli Jabar sebagai narasumber karena mereka sudah melakukan sejumlah focus group discussion (FGD). Dari kegiatan itu, ada sejumlah usulan aksi dalam menghadapi berbagai jenis pungutan di bidang pendidikan. “Mudah-mudahan saja akan menjadi produk hukum yang bisa dipedomani bersama,” kata Elih.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pokja Yustisi Saber Pungli Provinsi Jawa Barat Rusman mengemukakan, masih ditemukan pungutan dalam pelaksanaan pelayanan publik di bidang pendidikan di lingkungan Provinsi Jabar yang belum ada dasar hukumnya atau ilegal. Kegiatan itu dilakukan penyelenggara atau pendukung penyelenggaraan pendidikan dengan berbagai modus dan ragam variannya.

“Secara keseluruhan di Jabar ada 200 kasus pungli yang berhasil diungkap oleh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) yang terdiri dari 15 kasus oleh UPP provinsi. Sementara 85 kasus lainnya diungkap oleh UPP wilayah,” katanya.

Menurut Sekretaris 3 Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar, Otong, tingginya tingkat ketidakpastian pelayanan karena prosedur pelayanan yang panjang dan melelahkan menjadi penyebab semakin banyak masyarakat menyerah ketika berhadapan dengan pelayanan publik yang korup. Akibatnya, masyarakat cenderung semakin toleran terhadap praktik pungli dalam penyelenggaraan pelayanan publik. “Praktik pungli semakin membudaya dan tak terkendali,” katanya.

Bahkan, kata dia, budaya ini sudah merasuk ke hampir semua instansi yang melayani urusan dan kepentingan publik, baik instansi di tingkat pusat maupun di daerah. Para oknum di instansi itu sepertinya saling berlomba untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan menyalahgunakan jabatan, baik dilakukan sendiri maupun berjamaah.

Sebagai upaya nyata mencegah pungli, kata Otong, pihaknya membentuk FGD. Hasilnya, terdapat informasi 58 jenis praktik pungli yang sering terjadi di lingkungan pendidikan. Saat ini sudah dilakukan penyusunan saran tindak terhadap informasi tersebut.

Saran tindak tersebut akan diusulkan kepada gubernur Jabar agar dapat diterbitkan Peraturan Gubernur Jabar. Selain itu, saran tindak tersebut juga sebagai pedoman atau acuan oleh dinas pendidikan dalam pelaksanaan pendidikan di Jabar yang juga sudah diserahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

“Namun, sebenarnya dalam melaksanakan pemberantasan pungli, Satgas Saber Pungli sangat mengandalkan peran aktif masyarakat. Pemerintah sendiri telah menyiapkan sistem pelaporan praktik pungli dari masyarakat,” katanya.
(mcm)
Berita Terkait
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Wali Murid Geruduk SMAN...
Wali Murid Geruduk SMAN 1 Puri Mojokerto, Tolak Pungutan Rp2,9 Juta
Diduga Marak Pungli...
Diduga Marak Pungli di Sekolah, FAGI Minta Gubernur Bentuk Tim Investigasi
Viral Dugaan Pungli...
Viral Dugaan Pungli di SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Partai Perindo: Memberatkan Masyarakat!
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Cegah Pungutan Liar...
Cegah Pungutan Liar saat PPDB, Disdik Cimahi Lakukan Langkah Ini
Berita Terkini
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
41 menit yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
1 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
4 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved