Diduga Ada Pihak yang Ingin Akhiri Karir Politik Lukas Enembe

Kamis, 31 Agustus 2017 - 15:18 WIB
Diduga Ada Pihak yang...
Diduga Ada Pihak yang Ingin Akhiri Karir Politik Lukas Enembe
A A A
JAYAPURA - Pemanggilan Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana pendidikan tahun 2016, dinilai salah seorang tokoh muda di Papua Marinus Yaung, sebagai sebuah upaya kriminalisasi yang bermuatan politis. Upaya itu dinilai untuk mengakhiri karir calon petahana tersebut yang akan maju dalam bursa Pilgub 2018 mendatang.

Dosen Hubungan Internasional di Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua Marinus Yaung mengatakan, sejak jauh hari sebelum Pilkada Gubernur Papua dimulai pada 2018 mendatang, dirinya sudah memprediksi bahwa adanya upaya untuk menghentikan karir politik Lukas Enembe.

Marinus Yaung menganalogikan, rencana pemeriksaan Lukas Enembe jika dilihat melalui kaca mata teori Politik Test The Water (TTW), yang dianalogikan seperti melempar batu ke dalam air untuk melihat riak air yang ditimbulkannya atau dalam pengertian yang lain adalah negara akan mengeluarkan kebijakan ke publik untuk melihat apakah muncul kegaduhan, aksi protes dan menentang kebijakan tersebut atau tidak.

"Kalau muncul penolakan dan menimbulkan kegaduhan politik, kebijakan tersebut akan dihentikan. Sebaliknya kalau kebijakan tersebut mendapat reaksi positif atau tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat maka negara akan melanjutkan kebijakan tersebut," ungkap Marinus Yaung.

Untuk itu, dalam kasus ini, menurut Marinus Yaung, Partai Demokrat yang merupakan Partai Utama Lukas Enembe jauh-jauh hari sudah harus menyiapkan calon lain yang akan maju dalam kandidat pilgub Papua 2018.

"Dalam hal ini Partai Demokrat sudah harus menyiapkan calon pengganti LE utk maju dalam Pilgub Papua 2018 mendatang. Tapi kalau mau selamatkan karir politik Lukas Enembe, maka mari berikan dukungan buat Gubernur dan bersama tolak upaya politisasi dalam bentuk kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, Save Papua For Peace," ungkap Yaung mengakhiri bincang-bincangnya dengan MNC Media.
(sms)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved