Pilgub Jabar, Keluarga Besar Marhaen Dukung Sosok Cagub Nasionalis

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 07:15 WIB
Pilgub Jabar, Keluarga...
Pilgub Jabar, Keluarga Besar Marhaen Dukung Sosok Cagub Nasionalis
A A A
BANDUNG - Keluarga Besar Marhaen (KBM) akan mendukung total sosok calon gubernur (Cagub) Jawa Barat yang memegang prinsip nasionalis di ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar.

Dukungan serupa juga akan diberikan kepada sosok-sosok calon kepala daerah nasionalis di ajang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) maupun Pemilihan Bupati (Pilbup) di 16 kabupaten/kota di Jabar 2018 mendatang.

"Meski mendukung total sosok cagub nasionalis, bukan berarti KBM mengabaikan paham agamis mengingat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejatinya dibentuk oleh kaum nasionalis dan agamis," ujar Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sudigdo Adi dalam Musyawarah dan Rembug Nasional KBM di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (25/8/2017).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) KBM Jabar Gatot Tjahyono mengatakan, jumlah kader Marhaenis di Jabar cukup banyak, sehingga dukungan yang bisa diberikan KBM kepada sosok-sosok calon kepala daerah nasionalis pun akan signifikan.

"Kami juga mendorong kader-kader nasionalis untuk ikut berpartisipasi dalam pilkada. Tidak hanya di Jabar, tapi juga di seluruh Indonesia," tegasnya.

Selain menyampaikan pernyataan sikap terkait kepemimpinan Jabar, KBM juga menyatakan, mendukung penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan program Nawacita-nya. "Kami tekankan, KBM mendukung Presiden Jokowi, khususnya dalam implementasi program-program Nawacita," tegas Gatot.

Gatot meminta seluruh kader KBM, khususnya di Jabar untuk berkontribusi dalam pembangunan. Kader-kader KBM harus memiliki prinsip membangun bangsa dan negara demi tegaknya Pancasila dan marhaenisme.

"Ke depan, kader-kader KBM harus lebih baik dari hari ini," tegasnya.

Selain memantapkan program untuk lima tahun ke depan, Munas KBM yang dihadiri 400 peserta dari seluruh Indonesia ini juga bertujuan untuk konsolidasi dan membentuk kepengurusan baru," tandasnya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang turut hadir dalam Musyawarah dan Rembug Nasional KBM tersebut mengatakan, bangsa ini didirikan oleh kelompok Islam-nasionalis dan nasionalis-Islam. "Karenanya, tidak perlu diperdebatkan atau dipermasalahkan lagi siapa yang lebih berhak mengisi kemerdekaan ini," katanya.‬

Menurutnya, agamis dan nasionalis tidak bertentangan. Oleh karenanya, Bangsa Indonesia harus bersatu demi menatap hidup yang lebih baik dan sejahtera.

"Para pendahulu dan pendiri bangsa ini telah menunjukkan cara untuk bisa bersatu di tengah perbedaan, demi meraih tujuan bersama. Inilah saatnya, bangsa Indonesia yang beragam ini menunjukkan rasa persatuannya," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Masuk Bursa Pilgub Jabar,...
Masuk Bursa Pilgub Jabar, Cellica Memilih Fokus Bekerja
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
57 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved