Diduga Cabuli Santri, Ustaz Pesantren Dilaporkan ke Dinas Perlindungan Anak

Senin, 21 Agustus 2017 - 16:26 WIB
Diduga Cabuli Santri,...
Diduga Cabuli Santri, Ustaz Pesantren Dilaporkan ke Dinas Perlindungan Anak
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Dinas Perlindungan Anak menerima aduan dari santriwati yang mengaku telah dicabuli oleh ustaz di Pondok Pesantren di Desa Sumber Agung, Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng.

Saat ini baru satu korban berinisial SF (15) warga Jalan Pasir Panjang Arsel yang melaporkan aksi bejat sang ustaz berinisial AH kepada sejumlah santriwatinya.

"Jumat lalu korban bersama ibunya datang ke sini untuk melaporkan dugaa kasus pencabulan yang dilakukan ustaznya sendiri berinisial AH," ujar Kepala Dinas P3A Dalduk KB, Zaenah kepada MNC Media, Senin (21/8/2017).

Menurut Zaenah, korban sudah melaporkan kasus dugaan pencabulan ke Polsek Pangkalan Lada, namun tidak dapat diproses dengan alasan tidak ada saksi mata.

"Korban SF ini memang mengaku hanya digerayangi dan digesek gesek seluruh tubuhnya oleh sang ustaz. Tapi laporannya belum bisa diproses dengan alasan minim bukti dan saksi," ujar Zaenah di ruang kerjanya, Senin (21/8/2017).

Berdasarkan pengakuan korban SF, diduga masih banyak korban aksi bengis AH terhadap para santriwatinya. "Pengakuan SF masih banyak lagi korban lainnya karena takut melapor sebab diancam pelaku. Bahkan banyak korban yang sudah lulus dari Ponpes yang menjadi korbannya," katanya.

Menindaklanjuti kasus ini, Dinas P3A Dalduk KB akan melakukan investigasi mendalam dan mencari korban lainnya untuk mencari informasi sekaligus pengakuan sejumlah santriwati lainnya yang masih di dalam Ponpes dan yang sudah lulus (sejajar dengan SMA).

Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Lada Iptu Waris Waluyo saat dikonfirmasi, tidak bersedia menjawab pertanyaan MNC Media, pesan via Whatsapp hanya dibaca tanpa dibalas.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved