Kronologis Pembunuhan Penjaga Warnet Gara-gara Chip Poker

Rabu, 16 Agustus 2017 - 21:05 WIB
Kronologis Pembunuhan...
Kronologis Pembunuhan Penjaga Warnet Gara-gara Chip Poker
A A A
JAKARTA - Aksi pembunuhan yang dilakukan RPS (47) terhadap Leonardo (25) hanya gara-gara kehilangan chip poker beberapa waktu lalu tergolong sadis. Pelaku yang tidak menemukan orang yang mencuri chip pokernya langsung menikam korban hingga berdarah-darah.

Kasubdit Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono mengatakan, motif pembunuhan Leonardo dilatari sakit hati pelaku yang kehilangan chip poker saat main di warnet korban. (Baca: Jasad Pria Berlumuran Darah Gegerkan Warga Senen )

"Senin tanggal 24 juli 2017 sekitar 20.00 WIB, RPS main judi poker di rumahnya dengan menggunkana komputer, sewaktu RPS main poker chipnya hilang, dan ini sudah terjadi beberapa kali sebelumnya," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/8/2017).

RSP pun kemudian menanyakannya kepada operator galaxy poker tentang chipnya yang hilang tersebut, dan mendapatkan jawaban jika chipnya ini di hacker ID SKIP420 dengan nama pemilik rekening Muhammad Ridwan. (Baca juga: Sebelum Tewas Bersimbah Darah, Leo Sempat Jalan 300 Meter Usai Dibacok )

"Dia juga dapat jawaban dan saran dari operator Galaxy poker jangan membuat ID atau main di warnet agar chipnya tidak dicuri," katanya.

Pelaku pun mencurigai jika chipnya ini dicuri dari warnet Alfin Kasih, tempat dirinya biasa bermain poker. Ia pun kemudian mematikan komputer di rumahnya dan meminjam sepeda motor kepada saksi Dedik Siswanto dengan niatan pergi ke Warnet Alfin Kasih.

Sebelum berangkat, RSP sempat mengambil pisau di kamarnya. Pisau tersebut kemudian ia bungkus dengan kertas sampul majalah, dan diselipkannya ke pinggang sebelah kanan. Dengan kendaraan yang dipinjamnya, pelaku pun berangkat menuju warnet Alfin Kasih. ‎

"Setelah itu RSP turun menuju motor dan berangkat ke warnet tersebut dengan tujuan mencari orang yang bernama Muhammad Ridwan," ujarnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa 25 Juli 2017, RSP akhirnya sampai di warnet dan bertemu dengan Wawan dan korban lalu bertanya orang yang bernama Muhammad Ridwan‎ namun korban tak mengetahui orang tersebut.

RPS kemudian memaksa korban untuk menemaninya mengambil uang guna mengisi deposit warnet. Dengan terpaksa korban pun ikut, namun di tengah perjalanan, hujan turun. Mereka berteduh di Poskamling di Jalan Percetakan Negara III.

Curiga Leonardo berbohong, ditempat itu RPS kembali menanyakan orang yang ia cari, ‎namun leonardo tetap tak mengetahuinya.

"Lantaran kesal, pelaku kemudian menusukan pisau ke kaki kiri korban. Kemudian langsung lari meninggalkan korban," kata Aris.

Kehilangan banyak darah, leonardo pun sekarat, sambil bersimbah darah ia berjalan ke arah rumahnya sejauh 300 meter untuk minta pertolongan. Sayangnya, sesampai di kediamannya korban menghembuskan nafas terakhir. "Setelah sampai di rumah, pelaku mencuci pisau dan di taruh di tempat sampah yang ada di kamar," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP jo pasal 338 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan jo pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
(ysw)
Berita Terkait
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
31 Tahun Jadi Misteri,...
31 Tahun Jadi Misteri, Mayat Wanita Bertato Bunga Teridentifikasi
Polisi Ungkap Identitas...
Polisi Ungkap Identitas Mayat Wanita yang Alami 22 Luka Tusuk
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas...
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di BKT, Diduga Korban Pembunuhan
Karo Gempar! Mayat Korban...
Karo Gempar! Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Jurang
Warga Cisalak Depok...
Warga Cisalak Depok Geger, Potongan Kaki Ditemukan di Setu Pengarengan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved