Semarang Atas Dikepung Macet Sepanjang Hari, Pengendara Stres

Rabu, 16 Agustus 2017 - 17:32 WIB
Semarang Atas Dikepung...
Semarang Atas Dikepung Macet Sepanjang Hari, Pengendara Stres
A A A
SEMARANG - Kemacetan parah di sejumlah akses jalan menuju Semarang Atas terjadi sepanjang hari Rabu (16/8/2017). Sejak pagi hingga sore ini, banyak warga yang hendak menuju kawasan Semarang Atas mengeluhkan kemacetan di Jalan Teuku Umar-Jatingaleh, Gombel-Jalan Setiabudi. Di kawasan tersebut kemacetan arus lalu lintas memang sudah berlangsung lama karena pengerjaan proyek underpass Jatingaleh yang hingga kini belum selesai.

Sementara jalur alternatif yang selama ini menjadi pilihan pengendara menghindari kemacetan Jatingaleh, juga mengalami kemacetan parah, yakni di kawasan Sigarbencah Tembalang. Jalan di kawasan tersebut sedang dibeton. Parahnya, mereka yang menggunakan akses jalan tol menuju Semarang Atas juga terjebak kemacetan panjang, seperti di tol Gayamsari dan tol Tembalang. Kondisi ini membuat pengendara stres.

“Parah sekali, masak mau menuju ke Semarang bagian atas (daerah Banyumanik sudah terjebak macet panjang di bangjo jalan Teuku Umar. Saya berangkat dari daerah Jagalan (Semarang bawah) dari jam 7 pagi baru nyampek di Banyumanik jam 9. Masak 2 jam perjalanan, harusnya cukup 40 menit,” keluh Memet, warga Jagalan Semarang.

Keluhan yang sama juga diungkapkan salah seorang dosen PTN di Semarang. “Niat saya mau menghindari macet di Jatingaleh dengan masuk tol Tembalang, eh baru masuk sudah macet panjang. Apa ini nggak ada koordinasi antarpelaksana proyek,” ungkap Pradanawati. Keluhan kemacetan akses menuju Semarang Atas sepanjang hari juga ramai di media sosial. “Sampai kapan macet di Semarang atas ini bisa diselesaikan,” tulis Ario Aldi dalam akun Faceebook. “Semarang macet siapa bertanggung jawab,” tulis Hari Priyanto dalam status BBMnya.

Kepala Satker Metropolitan Semarang Danang Tri Wibowo menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kota Semarang atas kemacetan terutama di kawasan Jatingaleh. Hal itu terjadi karena ada penyempitan jalan. Sementara di bagian tengah Jalan Teuku Umar hingga sekarang masih berlangsung proses pembangunan underpass. ”Pengerjaan saat ini dilakukan 24 jam agar cepat selesai. Kami meminta maaf bila pengerjaan ini mengganggu lalu lintas,” kata Danang.
(mcm)
Berita Terkait
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Rekayasa Lalu Lintas...
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Berlaku Permanen
Lalin di Jakarta Sore...
Lalin di Jakarta Sore Ini Macet, Warganet: Motor Ajak Gak Gerak
Antisipasi Kemacetan,...
Antisipasi Kemacetan, Lalu Lintas Kawasan Pasar Gembrong Dialihkan
Kemacetan Lalu Lintas...
Kemacetan Lalu Lintas di Jakarta Crowded, Polantas Menyerah
Libur Natal, Arus Lalu...
Libur Natal, Arus Lalu Lintas Menuju Tempat Wisata Lembang hingga Ciwidey Padat
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
24 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
1 jam yang lalu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
1 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
1 jam yang lalu
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
3 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
3 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved