Kemensos Kejar Target Penerima PKH Hingga 10 Juta Keluarga

Rabu, 16 Agustus 2017 - 09:22 WIB
Kemensos Kejar Target...
Kemensos Kejar Target Penerima PKH Hingga 10 Juta Keluarga
A A A
GUNUNG KIDUL - Upaya untuk memberikan bantuan keuangan bagi warga miskin, lansia dan difabel terus digalakkan pemerintah. Tahun ini Kementerian Sosial menargetkan sebanyak 10 juta warga bisa menerima bantuan melalu program keluarga harapan (PKH).

Sekretaris Jendral Kemensos Harry Z Soeratin mengungkapkan, upaya untuk memperbaiki data terus dilakukan. Diharapkan, tidak ada lagi warga yang semestinya mendapatkan tercecer. "Jadi kita selalu update data, data diperbaiki dan kalau yang belum masuk segera kita masukkan," terangnya saat penyerahan Bantuan PKH nontunai di Wonosari, Gunung Kidul, Rabu 15 Agustus 2017 sore.

Dia menjelaskannya, pihaknya masih terus berusaha memperbaiki data penerima. Apalagi saat ini pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbolehkan pihak bank turun ke masyarakat mendekatkan layanan pencairan PKH tersebut." Data penerima masih bergerak, yang jelas dari target 2015 lalu sebanyak 6 juta, sekarang kita naikkan jadi 10 juta, di akhir tahun atau paling lambat awal tahun depan," ungkapnya.

Ketika disinggung terus bertambahnya penerima PKH menjadi indikator naiknya jumlah warga miskin, Harry membantahnya. Dia kemudian mencontohkan Gunung Kidul yang mengalami penurunan kemiskinan 2,56%. "Ini luar biasa. Jadi bertambahnya penerima bukan karena naiknya kemiskinan‎, namun karena masih banyak yang tercecer pendataan kemudian dimasukkan," tegas dia.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, jumlah penerima PKH di Kabupaten Gunung Kidul sampai 2017 sebanyak 60.734 warga. Upaya melakukan perbaikan data pun dilakukan mulai dari desa dan pelibatan pendamping PKH."Dana harus dipergunakan sebaik-baiknya dan tidak untuk hal-hal yang sifatnya hanya konsumtif, namun untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga," ucapnya.
(wib)
Berita Terkait
Kesenjangan Mencolok...
Kesenjangan Mencolok Data Kemiskinan Milik Pemerintah dan Bank Dunia Disorot Ekonom
Memilukan! Dihimpit...
Memilukan! Dihimpit Kemiskinan, Bocah 9 Tahun Harus Banting Tulang Jadi Pemulung
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat...
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat Indonesia Masih di Bawah Garis Kemiskinan
Ketua RW Kalibaru Kecewa...
Ketua RW Kalibaru Kecewa Wilayahnya Disebut Miskin Ekstrem, Data BPS Diuji
Kemiskinan di Sumut...
Kemiskinan di Sumut Pada 2024 Turun 10 Kali Lipat Dibandingkan Sebelumnya
Catat! 464,93 Ribu Warga...
Catat! 464,93 Ribu Warga Jakarta Masih Hidup Miskin
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved