Kapolda Kalbar: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Lahan

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 17:40 WIB
Kapolda Kalbar: Tindak...
Kapolda Kalbar: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Lahan
A A A
PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Erwin Triwanto menyampaikan bahwa Polres/ta jajaran Kepolisian Daerah Kalbar secara serentak melaksanakan Operasi Bina Karuna Kapuas 2017 dengan sasaran pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan. Jenderal bintang dua itu meminta kepada seluruh Satgas Penanggulangan Karhutla yang sudah terbentuk agar bisa bekerja cepat dan profesional, sehingga dapat mengurangi jumlah titik api dimusim kemarau saat ini.

"Saya mengharapkan kerja sama seluruh masyarakat Kalbar agar bersama-sama bisa menanggulangi karhutla di Provinsi ini. Kita jaga wilayah dan hutan kita dengan baik," kata Kapolda, Jumat (4/8/2017).

Pencegahan dini dari mulai api belum muncul serta sosialisasi terhadap masyarakat mengenai bahaya kebakaran Hutan dan lahan sudah kita sosialisasikan jauh hari oleh petugas kami di lapangan.

“Kuncinya adalah deteksi titik api sebelum berpencar. Oleh karena itu, kita bentuk Tim Satgas cepat bertindak. Selain itu kita sosialisasikan kepada masyarakat terkait pencegahan serta memantau lahan-lahan masyarakat dan membimbing para pemilik lahan dalam membersihkan lahan miliknya, kita semua perlu mengetahui bahwasannya pencegahan akan lebih baik daripada pemadaman, dan itu merupakan kunci utama kita dalam menanggulangi terjadi karhutla di wilayah Kalbar," papar Irjen Pol Erwin Triwanto.

Kapolda mengapresiasi semangat TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat yang tergabung dalam pemadam kebakaran pemerintah, swasta, BPBD, dan Manggala Agni Kalimantan Barat yang turut berpartisipasi dalam pencegahan kebakaran Hutan dan lahan di Kalimantan Barat selama ini.

Dalam kegiatan apel gelar pasukan Operasi Bina Karuna Kapuas 2017, Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, memimpin langsung sebagai irup apel gelar pasukan, yang dilaksanakan Polda Kalbar di Lapangan Bhayangkara Mapolda Kalbar, Jumat (4/8/2017).

Apel ini dihadiri Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Erwin Triwanto, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Kota se-Kalbar, serta personel Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat yang tergabung dalam pemadam kebakaran pemerintah, swasta, BPBD, dan Manggala Agni.

Dalam sambutannya, Cornelis menyampaikan terkait masalah kebakaran hutan dan lahan yang kerap setiap tahun melanda tanah Kalimantan saat musim kemarau tiba.Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan bukan masalah milik Kalimantan Barat saja, tetapi juga masalah nasional.

“Adanya kebakaran hutan dan lahan sangat berdampak pada kerugian materiil, terganggunya kegiatan perekonomian, berdampak pada hancurnya ekosistem tumbuhan maupun binatang," timpalnya.

Melalui gelar pasukan ini, kita memastikan kesiapsiagaan personel dan prasarana perorangan maupun kesatuan dalam menangani Karhutla yang menjadi perhatian serius baik nasional maupun internasional. Hal ini mendorong dikeluarkannya instuksi Presiden Republik Indonesia nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Menurut data yang dikeluarkan oleh BKSDA Provinsi Kalbar, jumlah Hot Spot yang ada di Kalbar mengalami penurunan setiap tahunnya, pada tahun 2013 sebanyak 3.219, tahun 2014 sebanyak 5.277, tahun 2015 sebanyak 2.724, dan tahun 2016 sebanyak 1.565. Dimana titik yang paling rentan adalah kawasan area peralihan lain.

Pada tahun ini, data sementara dari aplikasi android “LAPAN FIRE HOTSPOT” tanggal 2 Agustus 2017 menunjukkan fluktuasi titik api di Kalbar pada angka 13 - 28 hotspot yang terkonsentrasi di daerah Kuburaya, Kapuashulu, Ketapang dan Sintang.

Dalm kesempatan tersebut Cornelis mengajak seluruh pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat Kalbar untuk lebih meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan Karhutla ini. Optimalisasi pencegahan Karhutla adalah jalan yang terbaik daripada kita sibuk memerangi api.

"Saya menggarisbawahi titik api yang terpantau dari udara terindikasi sengaja dibakar oleh pihak-pihak tertentu. karenanya saya perintahkan para penyidik dan aparat terkait, untuk menindak tegas para pelaku pembakaran," tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Gunung Arjuno Kembali...
Gunung Arjuno Kembali Terbakar, Titik Api Muncul di Hutan Kawasan Perhutani
Waspada Karhutla! BNPB...
Waspada Karhutla! BNPB Deteksi 2.102 Titik Api di Sumatera Selatan hingga Juli 2025
KLHK Diminta Segera...
KLHK Diminta Segera Atasi Titik Api Kebakaran Hutan di Indonesia
Dikepung 795 Titik Api,...
Dikepung 795 Titik Api, Gubernur Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved