APBD Jabar Mengendap‪ Rp7,94 Triliun, Ini Penjelasan Sekda

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 15:19 WIB
APBD Jabar Mengendap‪...
APBD Jabar Mengendap‪ Rp7,94 Triliun, Ini Penjelasan Sekda
A A A
BANDUNG - Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan merilis dana simpanan pemerintah daerah (pemda) telah mencapai Rp222,6 triliun per akhir Juni 2017 lalu.

Provinsi yang tercatat memiliki dana simpanan di bank paling tinggi, yakni DKI Jakarta senilai Rp19,09 triliun disusul Provinsi Jawa Barat dengan jumlah dana yang mengendap sebesar Rp7,94 triliun.‎

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa tidak memungkiri adanya sisa anggaran yang disimpan di bank kas daerah tersebut. Hal itu menurutnya sebagai dampak hambatan dalam proses penyerapan anggaran.

Namun, kata Iwa, jumlah dana yang mengendap tahun ini relatif lebih kecil dibandingkan tahun lalu karena porsi APBD Jabar tahun ini meningkat dengan adanya alih kelola kewengan ke pemerintah provinsi.

"Ada beberapa hambatan proses penyerapan anggaran yang relatif lambat, salah satunya integrasi SMA/SMK ke provinsi yang belum sempurna. Contohnya, mekanisme pembayaran tunjangan guru, termasuk pembayaran lainnya yang menyangkut dengan guru," jelas Iwa, Jumat (4/8/2017).

Iwa memaparkan, pihak SMA/SMK masih kesulitan dalam mencairkan anggaran karena harus menempuh sejumlah aturan hingga pihaknya mengajukan perubahan aturan, seperti pihak sekolah yang harus membuat RKA (rencana kerja anggaran), sehingga jadi beban. Selain itu, guru harus membuat rekening serta sistem komputerasi pendataan harus terus berjalan.

"Kalau itu sudah beres, ada dua hal yang diselesaikan. Pertama tunjangan profesi sampai ke guru. Kedua, mudah-mudahan mekanismenya bisa cepat dan langsung," katanya.

Iwa mengatakan, sebelum DJPK Kementerian Keuangan merilis jumlah jumlah dana APBD yang mengendap itu, pihaknya sudah mencium rendahnya realisasi anggaran hingga akhir Juni 2017 lalu. Bahkan, pihaknya langsung menerbitkan surat edaran ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar dan kepala daerah awal Juli 2017 lalu.

"Saya sudah kasih surat edaran ke semua OPD karena realisasi hinga Juni relatif kecil. Otomatis uang yang mengendap sebagai sisa anggaran itu‎ masih ada di rekening kas daerah. Saya langsung lakukan langkah teknis operasional untuk proses pencairan dengan tetap mengedapakan koridor berlaku," terangnya.

Dengan dorongan percepatan penyerapan anggaran tersebut, posisi penyerapan anggaran hingga akhir Juli lalu sudah mendekati angka 50%. "Posisi anggaran hingga 28 Juli lalu ternyata cukup signifikan, mau dekati 50%," sebutnya.

Untuk mendorong realisasi anggaran, pihaknya tengah mendorong realisasi bagi hasil kabupaten/kota dan bantuan keuangan yang baru mencapai 28,53% atau baru terserap Rp1,3 triliun dari total Rp4,2 triliun.

"Dengan upaya tersebut, saya kira sisa dana mengendap sebesar Rp7,94 triliun itu tinggal Rp6,5 triliun," tandasnya.
(rhs)
Berita Terkait
Bey Machmudin Sebut...
Bey Machmudin Sebut Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah Jadi Prioritas Utama
Pangandaran Raih Penghargaan...
Pangandaran Raih Penghargaan Pembangunan Daerah se-Jawa Barat
Sejumlah Proyek Infrastruktur...
Sejumlah Proyek Infrastruktur Strategis Jabar Mulai Digarap 2022, Cek Daftarnya
Pembangunan Jalan di...
Pembangunan Jalan di Daerah Diharapkan Tetap Perhatikan Keseimbangan Alam
2022, Pemprov Jawa Timur...
2022, Pemprov Jawa Timur Fokus Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur Wilayah Selatan
Level Kewaspadaan Daerah...
Level Kewaspadaan Daerah di Jabar Ditentukan Hasil Kajian
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
39 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
50 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved