Kapolri Simpan Kasus Narkotika asal Eropa Dalam Jumlah Fantastis
Kamis, 27 Juli 2017 - 04:12 WIB
Kapolri Simpan Kasus Narkotika asal Eropa Dalam Jumlah Fantastis
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjanjikan segera mengungkap ke publik kiriman narkotika asal Eropa ke Indonesia. Narkotika yang akan diungkap tersebut dalam jumlah fantastis.
“Yang sudah ada dalam jumlah besar dari Eropa tapi masih dikembangkan,” ujar Kapolri saat ditemui seusai menghadiri Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-42, di Jakarta, Rabu (26/8/2017) malam.
Kapolri sedikit membocorkan bahwa narkotika asal Eropa tersebut bukan berjenis sabu-sabu. Tapi sayang Kapolri enggan untuk menerangkan lebih jauh berapa jumlah pasti narkotika yang akan diungkap tersebut. “Satu atau dua hari lagi mungkin akan kita sampaikan juga kepada publik dengan jumlah yang juga spektakuler,” tandas Tito.
Seperti diketahui, malam tadi Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Kepolisian serta Bea Cukai berhasil membongkar penyimpanan narkotika jenis sabu-sabu di Penjaringan Jakarta Utara. Sabu-sabu yang diamankan mencapai 256 kg, diduga diseludupkan melalui jalur laut menggunakan kontainer. Dalam penggerebekan tersebut turut dilumpuhkan bandar asal Taiwan karena melakukan perlawanan. (Baca:Tembak Mati Bandar asal Taiwan, BNN Sita 256 Kg Sabu di Penjaringan)
“Yang (jaringan) Eropa saya belum mau sampaikan sekarang karena sedang dikembangkan dan jumlahnya cukup spektakuler,” tutup mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) itu.
“Yang sudah ada dalam jumlah besar dari Eropa tapi masih dikembangkan,” ujar Kapolri saat ditemui seusai menghadiri Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-42, di Jakarta, Rabu (26/8/2017) malam.
Kapolri sedikit membocorkan bahwa narkotika asal Eropa tersebut bukan berjenis sabu-sabu. Tapi sayang Kapolri enggan untuk menerangkan lebih jauh berapa jumlah pasti narkotika yang akan diungkap tersebut. “Satu atau dua hari lagi mungkin akan kita sampaikan juga kepada publik dengan jumlah yang juga spektakuler,” tandas Tito.
Seperti diketahui, malam tadi Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Kepolisian serta Bea Cukai berhasil membongkar penyimpanan narkotika jenis sabu-sabu di Penjaringan Jakarta Utara. Sabu-sabu yang diamankan mencapai 256 kg, diduga diseludupkan melalui jalur laut menggunakan kontainer. Dalam penggerebekan tersebut turut dilumpuhkan bandar asal Taiwan karena melakukan perlawanan. (Baca:Tembak Mati Bandar asal Taiwan, BNN Sita 256 Kg Sabu di Penjaringan)
“Yang (jaringan) Eropa saya belum mau sampaikan sekarang karena sedang dikembangkan dan jumlahnya cukup spektakuler,” tutup mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) itu.
(thm)