Denpom TNI AD Proses Pengeroyok Polisi Bekasi

Selasa, 25 Juli 2017 - 10:51 WIB
Denpom TNI AD Proses...
Denpom TNI AD Proses Pengeroyok Polisi Bekasi
A A A
JAKARTA - Polres Metro Bekasi menyerahkan kasus pengeroyokan terhadap anggotanya kepada Detesemen POM TNI Angkatan Darat. Namun, pengeroyokan terhadap dua anggota Polsek Serang Baru tersebut dilatarbelakangi salah paham.

"Dua belas anggota tersebut saat ini diproses oleh pihak POM Angkatan Darat," ujar Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra, Selasa (25/7/2017). Menurutnya, sepenuhnya kasus ini diserahkan kepada pihak Detasemen Pomdam Jaya.

Dua anggota Reskrim Polsek Serang Baru menjadi korban penganiayaan di Gapura Perumahan Cilangkaraya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Sabtu 22 Juli 2017. Diduga korban dianiaya oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bripka Wirya dan Brigadir Hendra Prasetyo mengalami luka cukup serius.

Bahkan, anggota kepolisian tersebut harus dilarikan ke Rumah Sakit Medirosa Cikarang. (Baca: Lerai Keributan di Kafe, Oknum TNI Aniaya Polisi Bekasi )

"Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Puspom AD yang dengan cepat dan transparan menangani kasus ini, serta mengedepankan sisi humanisme,” katanya.

Asep menjelaskan, motif pengeroyokan terhadap dua anggotanya dipicu karena kesalahpahaman. Namun dia tak menjelaskan detail kesalahpahaman yang dimaksud. Menurutnya, kesalahpahaman tersebut dipastikan berawal dari individu masing-masing yang terlibat pertikaian di lokasi kejadian.

Mendapatkan kabar itu, pihaknya bersama dengan instansi TNI AD segera menyelesaikan persoalan tersebut. Pihaknya juga melakukan pendekatan persuasif sehingga persoalan tersebut tak sampai melebar. "Kita komit, kasus ditangani secara profesional oleh Den POM AD," ungkapnya.

Selain itu, Asep mengapresiasi kepada POM AD yang menjenguk anggotanya yang sedang dirawat di RS Medirosa Cikarang, karena luka-luka akibat pengeroyokan tersebut. Bripka Wirya dengan luka kepala mendapatkan 16 jahitan. Sedangkan Brigadir Hendra Prasetyo mengalami luka sobek dan mendapatkan 22 jahitan.
(mhd)
Berita Terkait
Sopir di Makassar Dikeroyok...
Sopir di Makassar Dikeroyok Karena Dituduh jadi Informan Polisi
Warga Bajoe Diduga Jadi...
Warga Bajoe Diduga Jadi Korban Pengeroyokan 3 Oknum TNI
Keroyok Petugas Tol...
Keroyok Petugas Tol saat Antar Jenazah, Empat Pria Diamankan Polisi
Kasus Pengeroyokan Remaja...
Kasus Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet Berujung Damai
Pemuda di Makassar Dikeroyok...
Pemuda di Makassar Dikeroyok 5 Bersaudara Hingga Jarinya Putus
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan...
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan Relawan Ganjar-Mahfud oleh Oknum TNI di Boyolali
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved