Syahrial Oesman Siap Fasilitasi Pemekaran Wilayah Jika Terpilih di Pilgub 2018

Minggu, 23 Juli 2017 - 14:57 WIB
Syahrial Oesman Siap...
Syahrial Oesman Siap Fasilitasi Pemekaran Wilayah Jika Terpilih di Pilgub 2018
A A A
PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan 2003-2008, Syahrial Oesman menyatakan, dirinya siap memfasilitasi pembentukan kabupaten dan kota baru di Sumsel jika terpilih lagi dalam Pilgub Sumsel 2018.

Demikian dikatakan Syahrial saat menerima beberapa perwakilan masyarakat yang menyampaikan aspirasi daerahnya untuk dimekarkan dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Minggu (23/7/2017).

Syahrial menyatakan, saat dirinya menjabat bupati di Kabupaten OKU induk, dia memfasilitasi pembentukan dua wilayah pemekaran yaitu Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKU Selatan.

Syahrial juga mengaku terlibat dalam pemekaran beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang memekarkan dari Kabupaten OKI.

Syahrial bahkan menyatakan, dia pernah mengajak para tokoh masyarakat untuk memekarkan Provinsi Sumatera Selatan menjadi Provinsi Sumsel dan Provinsi Sumsel Barat, namun kini gagasan itu tidak relevan lagi.

Syahrial mengungkapkan, adanya aspirasi dari masyarakat di daerah Perairan Banyuasin yang ingin mekar menjadi Kabupaten Banyuasin Perairan.

Ada juga aspirasi dari masyarakat di wilayah eks kewedanaan di Babat Toman, demikian juga ada aspirasi di daerah Sungai Lilin. Ada juga aspirasi di Kota Betung dan Kota Tanjung Enim yang mau dimekarkan jadi kota.

Pemekaran wilayah yang diinginkan masyarakat dipandang Syahrial masuk di akal jika dimaksudkan untuk peningkatan kesejahteraan dan mendekatkan pelayanan pada masyarakat.

Namun saat yang sama perlu dipertimbangkan secara serius dan dikaji secara mendalam karena secara faktual pemekaran wilayah juga memunculkan kesenjangan.

Syahrial mengutip hasil Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun INDEF 2017 di Jakarta, Rabu 19 Juli 2017 lalu, yang memberikan kritik atas pemberlakukan otonomi daerah yang dianggap sebagai salah satu penyebab ketimpangan ekonomi di Indonesia.

Sebab, pemerintah daerah dinilai lebih fokus menjalankan kekuasaan politik ketimbang menggenjot pembangunan. Seminar tersebut, ujar Syahrial, juga menemukan bahwa pemerintah pusat memberikan sokongan kepada pemerintah daerah dengan menggelontorkan dana perimbangan.

"Ada temuan menarik di seminar itu, pemerintah menggelontorkan dana perimbangan. Dana tersebut terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, peningkatan dana perimbangan tersebut ternyata tidak diimbangi dengan perbaikan ketimpangan," kata Syahrial mengutip beberapa temuan di seminar itu.
(sms)
Berita Terkait
Dapat Nomor Urut 2 di...
Dapat Nomor Urut 2 di Pilgub Sumsel, Eddy Santana: Nomor Kesayangan Kami
Pengunjuk Rasa Penolakan...
Pengunjuk Rasa Penolakan Hasil Pilkada Digigit Anjing Milik Polisi
Pilkada PALI, Heri Amalindo...
Pilkada PALI, Heri Amalindo Cuti Mulai 7 Oktober 2020
Survei LPI, Pertahana...
Survei LPI, Pertahana Pilkada PALI Sumsel Masih Unggul
Pilkada Damai, Kapolda...
Pilkada Damai, Kapolda Sumsel Eko Indra Heri Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
Berita Terkini
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
1 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
3 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
3 jam yang lalu
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
3 jam yang lalu
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved