Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Luncurkan Tim Layad Rawat di Bandung

Sabtu, 22 Juli 2017 - 02:06 WIB
Optimalkan Pelayanan...
Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Luncurkan Tim Layad Rawat di Bandung
A A A
BANDUNG - Dinas Kesehatan Kota Bandung segera meluncurkan program layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu bernama “Layad Rawat” Senin 24 Juli 2017. Layanan Layad Rawat ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Bandung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan, kehadiran program Layad Rawat sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Apalagi, jarak rumah dan rumah sakit menjadi beban biaya tersendiri bagi mereka yang kurang mampu.

"Layad Rawat akan mempermudah masyarakat. Apalagi rumah sakit sering penuh atau jauh dari rumah. Ini gagasan dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk menjemput bola,” ujarnya dalam kegiatan Bandung Menjawab di ruang Media, Balai Jota, Kamis (20/7/2017).

Berkaitan dengan teknis pelaksanaan, Rita menjelaskan, Tim Layad Rawat dibagi berdasarkan daerah UPT Puskemas di setiap kecamatan di Kota Bandung. Terdapat sekitar 87 dokter, 184 perawat, 187 Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), dan 23 tenaga gizi akan siaga di 80 puskesmas.

"Masyarakat tinggal menghubungi 119 dan nanti ada tim dengan komposisi tim terdiri dari 1 dokter, 1 perawat atau bidan, serta 1 petugas gizi bila dibutuhkan dengan estimasi kedatangan 30 menit, " paparnya.

Sementara itu, untuk proses administrasi pembayaran, kata Rita, masyarakat cukup menyiapkan BPJS dan SKTM saat Tim Layad Rawat tiba. "Jadi warga hanya penerima Layad Rawat harus Peserta BPJS aktif dan memiliki SKTM dan pelayanan ini gratis. Sedangkan, untuk warga yang mampu akan dikenakan biaya sesuai Perda 3 tahun 2010," ujar Rita.

Dia menyebutkan, meski belum diluncurkan secara resmi Program Layad Rawat telah melayani 22 orang dengan kasus kesehatan paling banyak adalah stroke. "Ke depannya akan dilibatkan dokter spesialis untuk layanan ini dan kita kita juga sudah menambahkan 11 unit ambulans motor, yaitu 3 di Yankesmob (pelayanan kesehatan mobile) yang siaga 24 jam," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Summarecon Bandung Hadirkan...
Summarecon Bandung Hadirkan Gerai Pelayanan Publik
Posko Kesehatan Dekatkan...
Posko Kesehatan Dekatkan Pelayanan bagi Warga Terdampak Banjir
Pemkot Bandung Bakal...
Pemkot Bandung Bakal Integrasikan Semua Layanan Online dalam Satu Kanal
Kota Bandung Kembali...
Kota Bandung Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik
Ratusan ASN Pemkot Bandung...
Ratusan ASN Pemkot Bandung Terpapar COVID, Pelayanan Bakal Tetap Buka
Diskominfo Rintis Prototipe...
Diskominfo Rintis Prototipe Metaverse Kota Bandung
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved