Tangkal Gerakan Radikal, 880 Dai Kamtibmas di Jabar Digembleng

Jum'at, 21 Juli 2017 - 21:13 WIB
Tangkal Gerakan Radikal,...
Tangkal Gerakan Radikal, 880 Dai Kamtibmas di Jabar Digembleng
A A A
BANDUNG - Sebanyak 880 Dai Kamtibmas se-Jawa Barat (Jabar) digembleng di SPN Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (21/7/2017). Mereka mendapat pembinaan dan pemahaman untuk menangkal gerakan radikalisme di masyarakat.

“Jabar dianggap sebagai kantong penyebar gerakan radikal. Hal ini yang harus diwaspadai semua pihak,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan di hadapan Dai Kamtibmas se-Jabar dalam acara Sawala Kebangsaan Indonesian National Spirit Tatar Sunda.

Anton mengatakan, Jabar dinilai sebagai daerah kantong penyebar gerakan radikal. Untuk itu perlu diantisipasi agar embrio itu tidak semakin berkembang. Apalagi saat ini masalah Pancasila, kebinekaan, dan masalah negara, sedang menjadi sorotan.

Keberadaan Dai Kamtibmas, kata Anton, diharapkan menjadi salah satu solusi di masyarakat. Sebab mereka bisa memberikan tausiah yang benar kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa aman, tentram, dan nyaman dalam menjalankan kehidupan di lingkungannya.

“Dai Kamtibmas sebagai perpanjangan dari Polri. Mereka akan dibina selama tiga hari di SPN ini dengan diberi materi dan pemahaman seputar radikalisme, terorisme, dan intoleransi,” tuturnya.

Menurut dia, sebanyak 880 Dai Kamtibmas yang dibina merupakan perwakilan dari masing-masing polres di Jabar yang mengirimkan perwakilan sebanyak 40 orang. Diharapkan dengan kehadiran Dai Kamtibmas, kehidupan bermasyarakat di wilayah ini bisa aman dan kondusif.

“Saya yakin ketika kembali ke masyarakat, mereka bisa menjalankan tugas dan perannya karena para dai itu memiliki kemampuan,” tandasnya.
(mcm)
Berita Terkait
Mabar Milenial Terselip...
Mabar Milenial Terselip Gerakan Radikal
BNPT Waspadai Potensi...
BNPT Waspadai Potensi Gerakan Radikal Jelang Pemilu 2024
Rais Syuriah PWNU Jabar...
Rais Syuriah PWNU Jabar Minta Masyarakat Waspadai Gerakan Radikal
Kisah Al-Ikhwan al-Muslimun...
Kisah Al-Ikhwan al-Muslimun Menjadi Organisasi Terlarang
Gus Yaqut Diyakini Mampu...
Gus Yaqut Diyakini Mampu Redam Disorientasi Gerakan Keagamaan Kaum Radikal
Besok, Kuasa Hukum Din...
Besok, Kuasa Hukum Din Syamsuddin Datangi KASN Pertanyakan Laporan GAR ITB
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
28 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved