Hasil Lab, Air Merah PDAM Tirtawening Mengandung Zat Pewarna Sintetik

Selasa, 18 Juli 2017 - 16:20 WIB
Hasil Lab, Air Merah...
Hasil Lab, Air Merah PDAM Tirtawening Mengandung Zat Pewarna Sintetik
A A A
BANDUNG - Kasus air berwarna merah yang dilaporkan sejumlah warga Gang Hidayah, Jalan Panjunan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung pada Jumat 14 Juli 2017 lalu, telah diuji di laboratorium. Hasilnya, ternyata air tersebut mengandung bahan zat pewarna sintetik dan bahan pelarut minyak.

Direktur PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengatakan, sampel air berwarna merah itu diambil dari pelanggan bernama Deni Rudiana. Di kawasan Jalan Panjunan, terdapat sekitar 500 pelanggan PDAM, tapi dalam dalam kasus ini, hanya sembilan pelanggan yang komplain karena airnya berwarna merah.

Dari sembilan pelanggan yang komplain, yang memiliki sampel air hanya tiga orang, yaitu pelapor dan dua warga lainnya. Kepekatan airnya juga berbeda. Satu merah pekat sementara yang lain berwarna merah muda.

“Kami belum mengetahui dari jenis apa kedua zat tersebut. Sebab dari sampel air dari pak Deni yang diperiksa di laboratorium, jumlahnya sangat sedikit. Tapi, dua zat ini yang ditemukan dan sangat krusial,” kata Sonny saat konferensi pers di Kantor PDAM Tirtawening terkait kasus air merah PDAM di wilayah Panjunan, Kota Bandung, Selasa(18/7/2017).

Saat ditanya apakah ada sabotase dalam kasus penemuan air berwarna merah itu, Sonny enggan berspekulasi. Tetapi dari hasil pemeriksaan, tim investigasi tidak menemukan adanya kebocoran pipa di wilayah pelanggan yang mengeluhkan air merah tersebut. Tim investigasi sudah memastikan dengan melakukan uji kebocoran dengan memasukkan air bertekanan ke dalam saluran pipa di kawasan permukiman tersebut.

“Pipa PDAM ini tertanam di dalam tanah sedalam 40-50 cm. Pipa tidak dipasang di saluran drainase dan saluran drainase juga cenderung kering. Jadi, tidak ada kebocoran saat dilakukan pemeriksaan tim investigasi,” kata Sonny.

Tim investigasi PDAM didampingi Pam Obvit Polda Jabar juga tidak menemukan kegiatan industri yang menghasilkan limbah berwarna merah. “Kami akan mengirimkan surat secara formal kepada Polda Jabar untuk membantu penyelidikan kasus air merah ini,” kata Sonny.
(mcm)
Berita Terkait
Air PDAM Mati, Warga...
Air PDAM Mati, Warga Surabaya Mengantre Air Bersih dari Mobil Tangki
PDAM Luwu Timur Komitmen...
PDAM Luwu Timur Komitmen Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Distribusi Air Bersih...
Distribusi Air Bersih di Lutim Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya
Distribusi Air Bersih...
Distribusi Air Bersih di Malili Belum Bisa Dilakukan Secara Merata
Air PDAM di Luwu Timur...
Air PDAM di Luwu Timur Terhambat Diduga Karena Longsor
Begini Cara PDAM Bulukumba...
Begini Cara PDAM Bulukumba Tingkatkan Kepatuhan Bayar Iuran Pelanggan
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
16 menit yang lalu
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
35 menit yang lalu
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
7 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
9 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
9 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved