Kapolres Sebut Polisi Penampar Bocah SD Bisa Disanksi Pidana

Senin, 17 Juli 2017 - 20:45 WIB
Kapolres Sebut Polisi...
Kapolres Sebut Polisi Penampar Bocah SD Bisa Disanksi Pidana
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Perhatian publik terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap bocah kelas 6 SD Negeri 1 Kumai Hilir, di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng cukup tinggi. Publik menanti ketegasan Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Pria Premos untuk menindak bawahannya tersebut.

"Saya tegaskan akan menindak Brigpol ASS secara internal dan tak menutup kemungkinan akan dikenakan pidana," ujar orang nomor satu di Polres Kobar ini kepada sejumlah wartawan, Senin (17/7/2017).

Dia mengatakan, kekhawatiran publik jangan terlalu berlebihan. Anggapan publik jika pelakunya internal Polri tidak ditindak itu salah.

"Semua butuh proses. Saat ini Brigpol ASS terus diperiksa Propam. Dan pihak korban juga turut diperiksa untuk melengkapi berkas," timpalnya.

Dia menambahkan, jika nanti sudah selesai proses pemeriksaan, hasilnya akan diekspose ke publik. "Nanti hasilnya akan kita ekspose ke media tanpa ada yang ditutupi," tukasnya.

Terpisah, ibu korban MA, Marlina mengaku masih belum bisa memaafkan atas apa yang menimpa anaknya.

Namun dia terjebak dengan sudah adanya perjanjian hitam di atas putih bermeterai untuk tidak menggugat pelaku secara hukum.

"Demi Allah sebenarnya saya masih tidak rela. Tapi bagaimana lagi, suami sudah menandatangani perjanjian untuk tidak menggugat dan sudah diberikan biaya pengobatan Rp700 ribu," ujar Marlina dengan nada keras di rumahnya Gang Talar RT 2, Desa Kapitan Kumai, saat dikunjungi tim dari Dinas Perlindungan Anak Kobar, Senin (17/8/2017) siang.

Bahkan penandatanganan perjanjian itu dirinya tidak dilibatkan. "Saat itu suami saya diminta hadir di Kantor Desa Kapitan, setelah itu pulang sudah bawa surat itu. Suami saya bilang dia terpaksa menandatangai karena takut kalau ada apa apa," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Nenek dan Tante Penganiaya...
Nenek dan Tante Penganiaya Gadis 7 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Rebutan Pacar Berujung...
Rebutan Pacar Berujung Penganiayaan Gemparkan Padangsidimpuan, Polisi Tak Menahan Pelaku
Ibu Kandung dan Pacar...
Ibu Kandung dan Pacar Penganiaya Anak 5 Tahun Dibekuk Polisi
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
54 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved