Dinas Perlindungan Anak Investigasi ke Sekolah Siswa yang Dianiaya Oknum Polisi

Senin, 17 Juli 2017 - 17:47 WIB
Dinas Perlindungan Anak...
Dinas Perlindungan Anak Investigasi ke Sekolah Siswa yang Dianiaya Oknum Polisi
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Penganiayaan yang dilakukan oknum polisi Brigpol ASS terhadap siswa kelas 6 SD Negeri Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), terus mendapat perhatian dari publik dan juga istansi terkait.

Senin (17/7/2017) siang, tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemkab Kobar mengunjungi SD Negeri 1 Kumai Hilir dan rumah siswa, MA (12).

Tim yang hadir dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Eni Pujirahayu dan Kabid Perlindungan Perempuan Heppy Septiana beserta jajarannya. Tim langsung menemui kepala sekolah dan juga para guru untuk menggali informasi terkait peristiwa penganiayaan tersebut.

“Kehadiran kami ke sini untuk menggali informasi terkait penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap anak didik di sini. Kami ingin tahu sendiri dan nantinya akan kami lakukan langkah-langkah recovery terhadap para siswa di sini, terutama korban MA,” ungkap Eny Pudjirahayu kepada wartawan.

Selain menemui guru, Eny juga singgah ke ruang kelas 6 untuk menemui para siswa teman korban dan anak oknum polisi. Eny mengaku prihatin karena penganiayaan itu dilakukan oleh orang yang seharusnya mengayomi warga. “Saat saya tanyakan ke semua murid di kelas, mereka mengaku masih takut dan trauma karena mereka melihat sendiri saat oknum polisi menampar korban MA,” tuturnya.

Menurut Eny, tak hanya korban dan anak oknum polisi yang akan mendapatkan pendampingan psikis, tapi juga semua siswa yang melihat kejadian tersebut. DP3A Kobar akan memberikan arahan dan pendekatan supaya para siswa tidak lagi trauma.

“Eksesnya luas, tak hanya korban MA yang mengalami trauma, tapi juga semua murid yang melihat mengaku masih takut. Ini akan kami bicarakan dengan pihak kepolisian supaya bersama-sama memperbaiki mental mereka,” paparnya.

Ia mengatakan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kalteng juga akan datang ke Kobar untuk menangani kasus ini. “Rencananya pihak KPAI Kalteng datang ke Kobar Selasa (18/7/2017),” ujarnya.
(mcm)
Berita Terkait
Nenek dan Tante Penganiaya...
Nenek dan Tante Penganiaya Gadis 7 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Rebutan Pacar Berujung...
Rebutan Pacar Berujung Penganiayaan Gemparkan Padangsidimpuan, Polisi Tak Menahan Pelaku
Ibu Kandung dan Pacar...
Ibu Kandung dan Pacar Penganiaya Anak 5 Tahun Dibekuk Polisi
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
5 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved