Djarot Ngotot Resmikan Koridor 13, Pengamat:Bisa Dipakai Mobil Pribadi

Jum'at, 14 Juli 2017 - 21:00 WIB
Djarot Ngotot Resmikan...
Djarot Ngotot Resmikan Koridor 13, Pengamat:Bisa Dipakai Mobil Pribadi
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai terlalu memaksakan meresmikan proyek jalan layang Transjakarta koridor 13 (Ciledug-Tendean) pada 17 Agustus 2017. Dengan sarana dan prasarana yang sangat terbatas, pengoperasian jalan layang Transjakarta koridor 13 dinilai tidak akan efektif.

"Silakan saja beroperasi, saya pikir bisa 17 Agustus tapi tidak akan maksimal. Bisa-bisa digunakan untuk kendaraan pribadi untuk mengurai kemacetan di jalur reguler yang ada," ujar pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, Jumat (14/7/2017).

Sejak awal, kata Nirwono, jalan layang Transjakarta koridor 13 memang dirancang untuk kendaraan pribadi, bukan untuk bus umum. Namun, lantaran mendapat protes dari warga, dipertengahan jalan desain dirubah, dimodifikasi, dan dipaksakan untuk bus Transjakarta.

Dengan fasilitas yang belum layak seperti sekarang, Nirwono berpendapat Pemprov DKI sebaiknya mengejar sertifikat layak fungsi (SLF) terlebih dahulu. Dengan demikan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamaan penumpang terjamin. Sebab, tidak ada urgensinya memaksakan operasional jalan layang Transjakarta koridor 13 pada 17 Agustus 2017.

"Mestinya (SLF) satu bulan ke depan sudah bisa dikejar kalau adminsitrasi dan fisiknya selesai, sehingga tidak tertutup kemungkinan dapat diresmikan Agustus," pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sebelumnya mengatakan, saat ini Pemprov DKI masih menunggu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mengeluarkan SLF untuk jalan layang Transjakarta koridor 13 dan Simpang Susun Semanggi. (Baca:HUT Kemerdekaan, DKI Ngotot Operasikan Simpang Susun Semanggi dan Koridor 13)

Setelah mendapatkan SLF, Pemprov akan kembali mengecek fasilitas kedua proyek infrastruktur tersebut, khususnya koridor 13. Sebab, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang maksimal agar bersedia meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke bus Transjakarta.
(thm)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
53 menit yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
3 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
4 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
5 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
13 Perwira Jabat Kapolsek...
13 Perwira Jabat Kapolsek Baru di Jabodetabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved