Guru dan Mahasiswa WNA Terjaring Razia di BSD City

Kamis, 13 Juli 2017 - 20:00 WIB
Guru dan Mahasiswa WNA...
Guru dan Mahasiswa WNA Terjaring Razia di BSD City
A A A
TANGERANG SELATAN - Dua warga negara asing (WNA) terjaring razia di Jalan Pahlawan Seribu, BSD City, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis (13/7/2017).

Kedua WNA diketahui bernama Markus Alexander Straub, guru asal Jerman; dan Melissa Pierrette Louise, mahasiswa asal Prancis yang tengah melakukan penelitian di Tangsel.

Mereka terjaring saat digelar razia bersama antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel), Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kejari Tangerang, Dishub, Satpol PP, Polsek Serpong, Kecamatan Serpong Utara, dan Kantor Imigrasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Tangsel, Heru Sudarmanto, mengatakan, secara keseluruhan dalam razia itu terdapat 2.125 orang yang terjaring razia. Dari jumlah itu yang masuk kategori tindak pidana ringan atau pelanggaran yustisi sebanyak 90 orang, dimana dua di antaranya merupakan WNA tersebut.

Markus Alexande diamankan petugas karena walaupun telah memiliki kartu identitas tetap (Kitap) tetapi tidak pernah melapor ke Disdukcapil. "Tadi dia sempat melawan," ujar Heru.

Heru menegaskan, setiap WNA yang menetap atau berdomisili selama lima tahun berturut-turut di Kota Tangsel wajib melapor ke kantor Disdukcapil dan membuat KTP elektronik.

Saat diarahkan untuk membuat KTP elektronik, Markus sempat menolak. Namun setelah dilakukan pengarahan oleh petugas, Markus akhirnya bersedia mengurus kartu identitas kependudukan itu.

Sementara itu, Melissa Pierrette Louise diamankan karena tidak membawa visa dan paspor asli. "Tadi saya langsung bawa dia ke rumahnya di Perumahan Scundento. Ternyata visa dan parpor aslinya memang ada," kata staf Penindakan Imigrasi Kota Tangerang Dhany Eka.

Dhany menyebutkan, Melissa tinggal di Kota Tangsel sejak Januari 2017. Berdasarkan visa miliknya yang telah diperbaharui, gadis bule itu tinggal di Kota Tangsel hanya hingga Februari 2017. "Tetapi sudah diperpanjang dan masa perpanjangan visa nya sudah hampir habis bulan ini. Dia di sini (Tangsel) sedang mengerjakan tesis," tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
Didatangi Petugas Yustisi...
Didatangi Petugas Yustisi PPKM, Pedagang Blitar Pilih Kucing-kucingan
Bandel Tak Pakai Masker,...
Bandel Tak Pakai Masker, 10 Warga Wasuponda Kembali Dapat Teguran Polisi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi Usai Lebaran
Ibu di Sumenep Menangis...
Ibu di Sumenep Menangis Histeris Menolak Diswab saat Terjaring Operasi Yustisi
Polres Gowa Libatkan...
Polres Gowa Libatkan 170 Personel pada Operasi Yustisi
Operasi Yustisi, Ratusan...
Operasi Yustisi, Ratusan Orang di Pangkep Kedapatan Langgar Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
9 menit yang lalu
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
28 menit yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
2 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved