Penjambret Spesialis Ponsel di Pinggir Jalan Babak Belur Dihajar Warga Koja
Senin, 10 Juli 2017 - 16:45 WIB
Penjambret Spesialis Ponsel di Pinggir Jalan Babak Belur Dihajar Warga Koja
A
A
A
JAKARTA - Bagi Anda yang pernah dijambret ponselnya saat berdiri di pinggir jalan, bisa jadi korban penjahat jalanan yang satu ini. Tapi sepak terjang pria bernama Maulana Iskandar (35) kini berakhir setelah tertangkap basah saat beraksi di pinggir Jalan Mangga, persisnya di depan Kantor Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Maulana selama ini diketahui sudah berulang kali melancarkan aksinya di pinggir jalan. Mungkin sudah belasan orang yang dibuat menangis karena ulahnya. Namun kali ini Maulana yang harus "menangis darah" setelah gagal menjambret seorang remaja perempuan di pinggir Jalan Mangga, Minggu (9/7/2017) malam.
Nyawanya masih bisa selamat setelah Tim Khusus Tiger Polres Metro Jakarta Utara datang ke lokasi untuk membekuknya. Dengan berlumur darah Maulana langsung digelandang petugas ke Polres Polres Metro Jakarta Utara.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono, menyebutkan, aksi yang dilakukan Maulana ketahui polisi bermula ketika Tim Khusus Tiger sedang melintas di Jalan Mangga dalam rangka patroli wilayah.
Saat itu petugas mendengar suara kegaduhan. Ternyata kegaduhan ini dipicu Ayang Asma Lestari (19) yang berteriak minta tolong lantaran ponselnya dijambret oleh tersangka Maulana.
"Ketika didekati pelaku sudah babak belur dihajar warga dengan kondisi telanjang bulat," ucap Sungkono, Senin (10/7/2017).
Dari tangan tersangka polisi mengamankan sebuah ponsel smartphone merek Vivo dan sepeda motor yang digunakan Maulana untuk melancarkan aksinya.
Kepada polisi Maulan mengaku aksinya ini dilatarbelakangi tingginya harga kebutuhan pokok. Ia sudah beberapa kali melancarkan aksinya. Kini Maulana harus mendekam di penjara. Atas perbuatannya, Maulana dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Maulana selama ini diketahui sudah berulang kali melancarkan aksinya di pinggir jalan. Mungkin sudah belasan orang yang dibuat menangis karena ulahnya. Namun kali ini Maulana yang harus "menangis darah" setelah gagal menjambret seorang remaja perempuan di pinggir Jalan Mangga, Minggu (9/7/2017) malam.
Nyawanya masih bisa selamat setelah Tim Khusus Tiger Polres Metro Jakarta Utara datang ke lokasi untuk membekuknya. Dengan berlumur darah Maulana langsung digelandang petugas ke Polres Polres Metro Jakarta Utara.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono, menyebutkan, aksi yang dilakukan Maulana ketahui polisi bermula ketika Tim Khusus Tiger sedang melintas di Jalan Mangga dalam rangka patroli wilayah.
Saat itu petugas mendengar suara kegaduhan. Ternyata kegaduhan ini dipicu Ayang Asma Lestari (19) yang berteriak minta tolong lantaran ponselnya dijambret oleh tersangka Maulana.
"Ketika didekati pelaku sudah babak belur dihajar warga dengan kondisi telanjang bulat," ucap Sungkono, Senin (10/7/2017).
Dari tangan tersangka polisi mengamankan sebuah ponsel smartphone merek Vivo dan sepeda motor yang digunakan Maulana untuk melancarkan aksinya.
Kepada polisi Maulan mengaku aksinya ini dilatarbelakangi tingginya harga kebutuhan pokok. Ia sudah beberapa kali melancarkan aksinya. Kini Maulana harus mendekam di penjara. Atas perbuatannya, Maulana dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
(thm)