Komnas HAM Minta Polri Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Terhadap Hermansyah

Senin, 10 Juli 2017 - 14:54 WIB
Komnas HAM Minta Polri...
Komnas HAM Minta Polri Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Terhadap Hermansyah
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong Polri bekerja secara profesional dan independen dalam menangani kasus kekerasan yang menimpa ahli telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah.

"Komnas HAM mendorong memberi kesempatan kepada Polri untuk bekerja secara profesional dan independen," kata Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution kepada SINDOnews, Senin (10/7/2017). Kemudian, lanjut Nasution, Komnas HAM juga mendesak agar kepolisian negara meningkatkan koordinasi, sehingga tidak ada pernyataan aparat yang mendahului proses penyelidikan dan penyelidikan.

Dia menambahkan, dunia kemanusiaan mengutuk peristiwa penusukan terhadap Hermansyah. "Peristiwa ini kembali memperlihatkan kegagalan kehadiran negara menunaikan kewajiban konstitusionalnya khususnya menjamin rasa aman warga negaranya sendiri," paparnya.

Nasution menuturkan, kasus yang menimpa Hermansyah menjadi ujian yang kesekian kalinya buat negara, khususnya kepolisian negara. "Komnas HAM mendesak Polri untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas, aktor intelektual, motif dan pelakunya," ungkapnya.

Dia berpendapat, hal demikian harus dibawa ke ruang terang atau publik, jangan lagi dibiarkan di ruang gelap. "Komnas HAM turut mengawasi penusukan ahli telematika yang berpendapat percakapan melalui WhatsApp antara Habib Rizieq dan Firza Husein hasil rekayasa itu, seperti harapan publik khususnya IA ITB," katanya.

Dia menambahkan, aksi barbar yang menimpa Hermansyah tak bisa dibiarkan oleh negara. Karena, lanjut dia, kalau tidak dituntaskan dengan cepat serta digelar di ruang terang akan menjadikan suatu bentuk teror baru bagi masa depan demokrasi Indonesia.

"Tidak ada pilihan lain, Polri untuk mengusut kasus ini secara profesional dan transparan serta segera membawa aktor intelektual, motif dan pelakunya ke ruang terang proses hukum," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jalani Sidang Penganiayaan,...
Jalani Sidang Penganiayaan, Habib Bahar Sempat Doakan Habib Rizieq yang Menanti Vonis
Jelang Kepulangan Habib...
Jelang Kepulangan Habib Rizieq, Jalan Raya Rawabokor Cengkareng Macet Total
Simpatisan Habib Rizieq...
Simpatisan Habib Rizieq Padati Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soetta
Kondisi Habib Rizieq...
Kondisi Habib Rizieq Disebut Mengkhawatirkan, Sesak Napas dan Sakit Lambung
Massa Simpatisan Habib...
Massa Simpatisan Habib Rizieq Padati Jalan KS Tubun Petamburan Jakarta
Detik-detik Habib Rizieq...
Detik-detik Habib Rizieq Teken Bebas Bersyarat di Kemenkumham
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved