Polisi Bekuk Pemasang Bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama

Minggu, 09 Juli 2017 - 23:16 WIB
Polisi Bekuk Pemasang...
Polisi Bekuk Pemasang Bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama
A A A
JAKARTA - Polisi telah berhasil membekuk pelaku pemasangan bendera Islamic State of Iraq and Sham (ISIS) di depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jalan Praja II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pelaku ditangkap pada Jumat 7 Juli 2017 lalu.

"Pada tanggal 7 Juli 2017 sekitar pukul 21.00 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pemasang bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama," ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Rikwanto melalui siaran pers yang diterima Okezone, Minggu (9/7/2017).

Adapun identitas pelaku bernama Ghilma Omar Harridhi (20), yang merupakan warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan ditangkap di sekitar Jalan H Nurisan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menurut Rikwanto pelaku menganut pemahaman radikal dari cyber space sejak tahun 2015.

"Untuk pemahaman radikal diperoleh pada yang bersangkutan dari cyber space sejak tahun 2015, salah satunya dari group dan channel telegram," lanjutnya.

Kemudian pelaku mulai berbaiat pada ISIS pada pertengahan tahun 2017. Setelah melakukan baiat kemudian menyiapkan fisik sendiri agar tubuh selalu siap untuk melakukan jihad pada kapanpun, yang juga dianjurkan pada group-group telegram yang diikutinya.

Rikwanto juga menjelaskan, bahwa teror yang dimaksud pelaku adalah memberi peringatan kepada seluruh aparat mengenai haramnya hukum demokrasi serta mengingatkan kepada seluruh aparat bahwa Islam akan berkuasa di dunia dan mendirikan khilafah. Kemudian melakukan teror di Polsek Kebayoran Lama.

"Lalu pada tanggal 3 Juli 2017 sekitar pukul 03.00 WIB pelaku memasang sendiri bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama, dengan kemudian meletakkan surat ancaman yang sudah dibuat sebelumnya di rumah," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
30 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved