Sultan: Kampus Harus Waspadai Gerakan Radikal

Jum'at, 07 Juli 2017 - 15:50 WIB
Sultan: Kampus Harus...
Sultan: Kampus Harus Waspadai Gerakan Radikal
A A A
YOGYAKARTA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta dunia pendidikan, khususnya pemangku kepentingan di kampus-kampus untuk memiliki sistem peringatan dini guna mencegah masuknya paham fundamentalisme dan radikalisme. Penyebaran paham tersebut perlu diwaspadai karena ingin mengganti NKRI dan Pancasila menjadi negara khilafah.

Menurut Sultan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahkan menengarai ada kelompok yang telah menyiapkan cukup matang RUU dasar negara khilafah. “Karena itu, betapa berbahayanya gerakan ini bagi keutuhan NKRI dan Pancasila yang sudah kita bela mati-matian. Maka perlu kewaspadaan dan pengamanannya secara sadar oleh seluruh jajaran kampus di DIY,” ungkap Sultan saat membberi sambutan dalam acara Syawalab pejabat, akademisi, tokoh masyarakat, dan dunia usaha se-DIY di Bangsal Kepatihan Kamis, 6 Juli 2017 malam.

Sultan juga mengajak kampus lain untuk belajar dari komitmen UGM sebagai kampus Pancasila. Hal itu ditunjukkan dengan gerakan konkret membersihkan UGM dari kegiatan radikal, memonitoring mahasiwa, hingga pengambilalihan pengelolaan masjid kampus oleh Badan Pengelola Masjid Kampus UGM yang sebelumnya dikelola oleh yayasan agar tidak menjadi jalan masuk paham radikal. “Termasuk penyelenggaraan kuliah agama Islam harus berlandaskan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga mengajak untuk berkaca dari pengalaman negara-negara lain seperti Suriah dan Irak yang sedang menumpas gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). “Kelompok eksklusif ini berbahaya bagi bangsa sebab berpotensi menciptakan perang antar muslim sendiri,” jelas Sultan.
(mcm)
Berita Terkait
Mabar Milenial Terselip...
Mabar Milenial Terselip Gerakan Radikal
BNPT Waspadai Potensi...
BNPT Waspadai Potensi Gerakan Radikal Jelang Pemilu 2024
Rais Syuriah PWNU Jabar...
Rais Syuriah PWNU Jabar Minta Masyarakat Waspadai Gerakan Radikal
Kisah Al-Ikhwan al-Muslimun...
Kisah Al-Ikhwan al-Muslimun Menjadi Organisasi Terlarang
Gus Yaqut Diyakini Mampu...
Gus Yaqut Diyakini Mampu Redam Disorientasi Gerakan Keagamaan Kaum Radikal
Besok, Kuasa Hukum Din...
Besok, Kuasa Hukum Din Syamsuddin Datangi KASN Pertanyakan Laporan GAR ITB
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
4 Tokoh Indonesia Lulusan...
4 Tokoh Indonesia Lulusan Oxford University, Kampus Terbaik Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved