Sultan Gunakan Gelar Sesuai UU Keistimewaan DIY

Senin, 03 Juli 2017 - 22:00 WIB
Sultan Gunakan Gelar...
Sultan Gunakan Gelar Sesuai UU Keistimewaan DIY
A A A
YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan akan menggunakan gelar sesuai dengan Undang-Undang 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (UU Keistimewaan DIY) terkait dengan proses penetapan Gubernur DIY periode 2017-2022, bukan gelar seperti dalam Sabdaraja pada 30 April 2015.

Kepada wartawan seusai syawalan di Pendopo Kepatihan, Senin (3/7/2017), Sultan menyatakan dalam UU Keistimewaan DIY penggunakan gelar tersebut sudah diatur dengan jelas. "Lha memang bunyinya begitu, ya sudah namanya kan Hamengku Buwono X, ya sudah selesai," tegasnya.

Seperti diketahui, dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat (4) UU No 13/2012 tentang Keistimewaan DIY disebutkan bahwa Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dipimpin oleh Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senapati Ing Ngalaga Ngabdurrakhman Sayidin Panatagama Kalifatullah, selanjutnya disebut Sultan Hamengku Buwono.

Sebelumnya, dalam Sabdaraja April 2015, Sultan mengumumkan perubahan nama menjadi Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh, Surya ning Mataram, Senopati ing Ngalaga, Langgenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Tata Panatagama.

Selama ini, dalam urusan resmi Sultan masih menggunakan nama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sementara dalam urusan internal Sultan selalu menggunakan nama Sri Sultan Hamengku Bawono Kasepuluh. Sultan juga sempat ingin menetapkan perubahan nama ini ke pengadilan, namun belakangan dicabut sebelum dilakukan persidangan oleh pengadilan.

Saat ditanya perihal nama Bawono Kasepuluh hanya digunakan untuk urusan internal, Sultan menyatakan bahwa gelarnya memang Kasepuluh. "Lho iya, ya gelar saya memang Kasepuluh," tegasnya. (Baca juga: Ini Naskah Sabda Raja Sultan HB X ).
(zik)
Berita Terkait
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Penutupan Sementara...
Penutupan Sementara Wisata Milik Keraton Yogyakarta
Alun-Alun Utara Keraton...
Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta Bakal Dipagari, Ini Alasannya
Sri Sultan Hamengkubuwono...
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) II Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Kontroversi Sultan Yogya...
Kontroversi Sultan Yogya IV, dari Skandal Seks hingga Penunjukan Etnis Tionghoa Jadi Pejabat
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved