Senjata Rakitan Jangan Dikaitkan dengan Komunitas Penembak

Minggu, 18 Juni 2017 - 00:44 WIB
Senjata Rakitan Jangan...
Senjata Rakitan Jangan Dikaitkan dengan Komunitas Penembak
A A A
JAKARTA - Polri diminta bersikap tegas terhadap mereka yang memproduksi senjata rakitan sehingga tidak mendiskreditkan atau mengaitkan penggunaan senjata api ilegal kejahatan dengan organisasi ataupun komunitas menembak seperti Perbakin.

Anggota komisi III DPR yang juga anggota Perbakin, Ahmad Sahroni membeberkan selama ini stigma negatif kerap diarahkan kepada Perbakin saat perampokan disertai penembakan marak terjadi.

Padahal menurut Sahroni, Perbakin selalu menerapkan prosedur untuk penggunaan senjata api oleh anggotanya. Hal ini menyusul maraknya aksi perampokan yang kembali terjadi akhir-akhir ini di ibu kota dan daerah penyangganya.

“Setiap ada kasus kejahatan selalu mengefek ke komunitras penembak, Komunitas penembak selama ini sudah melakukan pengawasan sesuai prosedural. Semua senjata dimiliki anggota Perbakin terdaftar di Mabes Polrii dan Juga Perbakin," ujar Sahroni, Sabtu (17/6/2017).

Wakil rakyat dari Fraksi NasDem ini menekankan Polri seharusnya melakukan pengawasan terhadap tempat produksi senjata rakitan yang umumnya berkamuflase dengan pembuatan senjata angin.

“Banyak menyebar di beberapa daerah lokasi pembuatan senjata angin, seperti di Lampung, Bandung dan lainnya. Ini harus diawasi apakah mereka ternyata memproduksi senjata rakitan yang kemudian digunakan pelaku kejahatan,” tegas Sahroni.

Dalam kesempatan yang sama, Sahroni juga mengingatkan polisi untuk menelusuri peredaran peluru yang akhirnya digunakan pelaku kejahatan bersenjata api rakitan.

Peluru tersebut menurutnya bisa diperoleh dari berbagai faktor, termasuk kemungkinan sisa kelompok separatis.Sebelumnya Mabes Polri memastikan telah menggelar razia dan menggeledah beberapa tempat pembuatan senjata api.

Razia menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul dilakukan di beberapa daerah, diantaranya Jawa Barat, Sulawesi dan Sumatera.

Dirinya membenarkan perakitan senjata api umumnya dilakukan perajin senapan angin. Perajin hanya memproduksi senjata api rakitan sesuai pesanan yang bergantung pada ukuran peluru.
(sms)
Berita Terkait
Dalami Perampokan Bersenpi...
Dalami Perampokan Bersenpi di Pademangan, Polisi Bakal Panggil Pihak Bank
Sehari, Dua Perampokan...
Sehari, Dua Perampokan Minimarket Bersenjata Api Terjadi di Pekanbaru
Siram Pegawai dengan...
Siram Pegawai dengan Bensin dan Todongkan Senjata Api, 2 Perampok Kuras Uang di Brankas Minimarket
Nekat Pakai Senjata...
Nekat Pakai Senjata Api Palsu, Ini Kronologi Perampokan Pegadaian Jagakarsa
Kehilangan Jejak, 3...
Kehilangan Jejak, 3 Perampok Berpistol di Ciputat Ditetapkan DPO
Perampok Berpistol Beraksi...
Perampok Berpistol Beraksi di Apotek Gianyar, Rp1,5 Juta Dibawa Kabur
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
14 menit yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
2 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
10 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
12 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved