Jelang Warga Mudik, Kapolres Tangsel Keluarkan Perintah Khusus
Jum'at, 16 Juni 2017 - 07:46 WIB
Jelang Warga Mudik, Kapolres Tangsel Keluarkan Perintah Khusus
A
A
A
JAKARTA - Tak sampai dua pekan kedepan, umat muslim akan merayakan hari raya Iedul Fitri. Seperti biasa, tradisi khas masyarakat yang dilakukan adalah dengan menggelar mudik ke kampung halaman.
Namun di tengah persiapan perayaan itu, selalu saja ada pelaku-pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi. Terutama, mereka mengincar rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya.
Mencegah hal demikian terjadi, Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Fadli Widiyanto mengeluarkan perintah khusus kepada semua jajarannya. Upaya itu, dianggap mampu menangkal ulah pelaku kriminal untuk tak leluasa beraksi di wilayahnya.
"Pertama, intens melakukan patroli, mengungkap dan menangkapi para pelaku pencurian yang belum terungkap, mencari Daftar Pencarian Orang (DPO) spesialis rumah kosong, kerjasama dengan Satpam agar lebih meningkatkan kewaspadaan, memberi imbauan kepada masyarakat. Terakhir, kami juga membuka halaman kantor kepolisian sebagai tempat penitipan kendaraan bagi yang mudik," tutur Fadli, Kamis (15/6/2017) malam.
Aksi kejahatan, menurut Fadli, selalu memanfaatkan peluang yang ada. Sehingga tak cukup hanya mengandalkan pengawasan dan pengamanan oleh personel polisi saja, tapi juga butuh partisipasi serta peran aktif masyarakat luas untuk mencegah kejahatan itu terjadi.
"Semua pihak harus bersinergi untuk menjaga keamanan, tak cukup hanya polisi. Karena pelaku kejahatan itu selalu menjalani aksinya jika kesempatan dan peluang itu ada," tukasnya.
Namun di tengah persiapan perayaan itu, selalu saja ada pelaku-pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi. Terutama, mereka mengincar rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya.
Mencegah hal demikian terjadi, Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Fadli Widiyanto mengeluarkan perintah khusus kepada semua jajarannya. Upaya itu, dianggap mampu menangkal ulah pelaku kriminal untuk tak leluasa beraksi di wilayahnya.
"Pertama, intens melakukan patroli, mengungkap dan menangkapi para pelaku pencurian yang belum terungkap, mencari Daftar Pencarian Orang (DPO) spesialis rumah kosong, kerjasama dengan Satpam agar lebih meningkatkan kewaspadaan, memberi imbauan kepada masyarakat. Terakhir, kami juga membuka halaman kantor kepolisian sebagai tempat penitipan kendaraan bagi yang mudik," tutur Fadli, Kamis (15/6/2017) malam.
Aksi kejahatan, menurut Fadli, selalu memanfaatkan peluang yang ada. Sehingga tak cukup hanya mengandalkan pengawasan dan pengamanan oleh personel polisi saja, tapi juga butuh partisipasi serta peran aktif masyarakat luas untuk mencegah kejahatan itu terjadi.
"Semua pihak harus bersinergi untuk menjaga keamanan, tak cukup hanya polisi. Karena pelaku kejahatan itu selalu menjalani aksinya jika kesempatan dan peluang itu ada," tukasnya.
(ysw)