Santri Ponpes Darul Mursid Luka dan Memar Dianiaya Seniornya

Senin, 05 Juni 2017 - 15:51 WIB
Santri Ponpes Darul...
Santri Ponpes Darul Mursid Luka dan Memar Dianiaya Seniornya
A A A
RANTAUPRAPAT - Chandra Winata Dermawan, seorang santri warga Rantauprapat babak belur dianiaya seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Darul Mursyid, Sidapdap Manosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan. Akibatnya, santri yang duduk di bangku kelas x (Setingkat Kelas I SMA) itu mengalami memar dan luka dibagiam bahu dan tangannya.

Tak terima perlakuan itu, ayah korban Rinaldi Zialani warga Kompleks Puri, Kampung Baru Blok C No 18, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu melaporkan kasus itu di Polres Tapsel dengan nomor STPL/191/V/2017/SU/TAPSEL Senin, 29 Mei 2017 lalu.

Rinaldi Zialan menceritakan, peristiwa itu terjadi ditengarai dilakukan sekelompok santri Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Darul Mursyid, Sidapdap Manosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, sekira Selasa, 23 Mei 2017, pukul 09.00 WIB, namun putranya sampai saat ini belum mengetahui penyebab pengeroyokan itu.

"Karena, tiba tiba saja anakku Chandra (korban) di panggil salah seorang seniornya ke salah satu ruangan," kata Rinaldi.

Dia menyatakan, setelah di dalam ruangan asrama III (tiga) Kamar IV (empat), delapan senior menghampirinya dan tanpa basa basi menghujani dengan tonjokan, tendangan secara keroyokan.

Mendapat perlakuan tersebut, korban berteriak minta ampun, sayangnya tidak dihiraukan oleh mereka.
"Malah semakin banyak yang memukuli anak saya, malah diancam jangan berteriak, kalau berteriak akan dihajar lebih parah lagi," tutur Rinaldi menirukan ucapan putranya.

Sementara, Chandra mengaku, sama sekali tidak mengetahui alasan pengeroyokan dirinya yang dilakukan oleh senironya.

Beruntung, setelah berulangkali berteriak minta tolong, tiba tiba datang dua orang senior yang lain melerai pengeroyokan itu.

Tetapi yang menggecewakan lagi bagi korban dan keluarganya, pihak Yayasan terkesan lepas tangan terhadap kejadian yang terjadi di lingkungan sekolah Ponpes.

Hal itu di buktikan peristiwa kejadian pada tanggal 23 Mei 2017, dan baru di kabari kami pada tanggal 28 Mei 2017. Itupun setelah korban sudah tergeletak dan dalam perawatan medis di RSUD Padang Sidempuan.

Akibat dari kejadian itu korban tidak dapat mengikuti ujian, karena korban mengalami luka luka memar hampir di seluruh tubuh, bahkan tangan sebelah kanannya mengalami pergeseran tulang.

Ketua Yayasan Ponpes Darul Mursyid, Jafar Sahbuddin menyatakan, kasus itu sudah di tanggani sesuai ketentuan peraturan sekolah. Selain itu, katanya sydah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan beberapa saksi.

"Untuk masalah ini silahkan saja datang langsung ke Pondok kami, karena kami juga punya kuasa hukum, semua terkait masalah ini kami serahkan kepada kuasa hukum yayasan," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
30 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
4 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved