Miliki 208 Bank Sampah, Tangsel Bertekad Kendalikan Sampah

Jum'at, 02 Juni 2017 - 06:26 WIB
Miliki 208 Bank Sampah,...
Miliki 208 Bank Sampah, Tangsel Bertekad Kendalikan Sampah
A A A
TANGERANG SELATAN - Volume sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setiap harinya tergolong besar karena mencapai 880 ton. Pemkot Tangsel kian dihadapkan persoalan pelik karena saat ini baru memiliki satu Tempat Pemprosesan Akhir Sampah, yakni di Cipeucang, Serpong.

Di lokasi ini, ketinggian sampah pun sudah mencapai belasan meter.
Namun di tengah kondisi tersebut, tumbuh harapan persoalan sampah perlahan bisa teratasi karena animo warga untuk membuat bank sampah juga tinggi.

Kehadiran bank sampah sangat efektif karena ada pelibatan warga secara aktif sejak dini. Harapannya volume sampah yang sampai di Cipeucang berkurang dan sifatnya sudah tak bernilai ekonomis lagi.

Hingga kini, jumlah bank sampah di kota seluas 147,19 km persegi ini sudah mencapai 208. Nasabahnya pun telah mencapai 4.000 orang lebih. Tingginya kesadaran warga ini, diyakini mampu membantu mengatasi persoalan sampah.

“Kesadaran warga dalam mengelola sampah sudah semakin baik. Ini bisa membantu pemerintah mengatasi persoalan sampah,” ujar Ketua Forum Komunikasi Bank Sampah (Forkas) Tangsel Eka Meidya, Kamis, 1 Juani 2017 kemarin.

Bank sampah terakhir yang diluncurkan adalah berada di Cluster Sudimara Jombang (CSJ), Kelurahan Jombang, Ciputat. Di cluster ini, sampah-sampah yang telah dipilah warga kemudian langsung ditimbang untuk dijual.

Dengan bergabung di Forkas, sampah tak sulit dijual karena pembeli langsung datang ke lokasi. Warga pun sangat antusias karena sampah-sampah tak hanya dibuang di bak sampah, tapi bisa bernilai ekonomis. “Program ini selain bisa menciptakan lingkungan bersih juga membuat wargaguyub,” ujar Ketua Forum Warga CSJ Surono.

Koordinator Bank Sampah Kecamatan Ciputat Dimas Wiwoko mengatakan, kehadiran bank sampah adalah bentuk kearifan lokal. Sebab sejak dini warga memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Selain mengubah sampah bernilai lebih ekonomis, bank sampah juga menjadi gerakan bersama mewujudkan kota yang bersih.

“Ini menjadi pintu sebagai akses untuk menyelaraskan dengan program Pemkot Tangsel mengatasi sampah,” ujar Dimas.
(whb)
Berita Terkait
Capaian Kinerja Airin...
Capaian Kinerja Airin Selama Menjabat Walikota Tangsel
Langgar Netralitas ASN,...
Langgar Netralitas ASN, Dua Calon Wali Kota Tangsel Dilaporkan ke KASN
PDIP-Gerindra Resmi...
PDIP-Gerindra Resmi Usung Keponakan Prabowo di Pilkada Tangsel
Cari Kerja Sulit, Pendatang...
Cari Kerja Sulit, Pendatang Diminta Jangan Datang ke Tangsel
PSBB Tangerang Selatan...
PSBB Tangerang Selatan Diperpanjang Hingga 23 Agustus
Groundbreaking Stasiun...
Groundbreaking Stasiun Pondok Ranji, Airin: Penataan Kawasan Mengurangi Kemacetan
Berita Terkini
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
21 menit yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
25 menit yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
42 menit yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
2 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
2 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
2 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved